Home / Kotim

Senin, 4 Desember 2017 - 18:41 WIB

Istri Kepsek Melahirkan, Penyebab SD Tumbang Koling Belum Bisa Ujian Semester

SAMPIT, Kaltengekspres.com – Penyebab tidak dilaksanakan ujian semester di SD Desa Tumbang Koling Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotim Senin (4/12/2017), akhirnya terkuak. Ternyata penyebab SD ini tidak melaksanakan ujian semester serentak lantaran istri Kepala Sekolah (Kepsek) SD Tumbang Koling melahirkan di Desa Pundu. Sehingga Kepsek ini tidak bisa berangkat ke sekolah, untuk mengantar soal-soal ujian yang saat itu masih dengannya.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim Bima Eka Wardana Senin (4/12/2017). Menurutnya, setelah melakukan koordinasi dengan UPT Disdik dan Kepseknya, diketahui penyebab sekolah tidak melaksanakan ujian semester karena istri Kepsek setempat melahirkan.

“Keterangan Kepsek SD yang disampaikan ke saya, bukan tidak ingin melaksanakan ujian. Hanya ketika ia hendak berangkat tadi pagi, istrinya melahirkan,karena itu ia tidak bisa berangkat. Lantaran rumah Kepsek ini lumayan jauh yakni di Desa Pundu, jaraknya ke lokasi sekolah memakan waktu 2 jam perjalanan,”ungkap Eka kepada Kalteng Ekspres.com saat dimintai keterangan.

Baca Juga :  Duh..Dua Wanita Muda Nekat Mencuri di Citimall
Terpisah Kepsek SD Tumbang Koling Dima ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa paginya sekolah sudah hendak melaksanakan ujian semester. Namun saat ia hendak berangkat ke sekolah, didalam perjalanan mendapat informasi jika istrinya melahirkan. Sehingga ia terpaksa pulang ke rumah.

“Saat itu saya pun juga bingung masalahnya soal ulangan ada sama saya. Saya juga merasa kasian anak-anak yang sudah menunggu,”ujarnya memberikan keterangan meluruskan kepada Kalteng Ekspres.com Senin (4/12/2017).

Pada saat itu lanjut dia, ia sudah berupaya meminta tolong kepada guru yang ada di sekolah untuk mengambil soal ujian tersebut. Namun karena jarak pulang pergi (PP) memakan waktu 4 jam, akhirnya anak-anak di pulangkan dulu. Lantaran jika dipaksakan kasian anak-anak, karena terlalu lama menunggu. Disamping itu juga tidak cukup waktu.”Kemungkinan besok kami sudah bisa melaksanakan ujiannya,”paparnya.(MR)

Share :

Baca Juga

Kotim

Tuntut Hak, Ratusan Buruh Demo di Kantor Bupati Kotim

Kotim

Tak Terangkut, Penumpukan Sampah Dikeluhkan Warga Baamang

Kotim

Besok, Perhitungan Surat Suara Tingkat PPK Dimulai

Kotim

Sasaran fisik TMMD di Kecamatan Pulau Hanaut Segera Rampung

Kotim

Nenek Ida Sangat Terbantu dengan Hadirnya Satgas TMMD

Kotim

Ditinggal Kosong, Rumah Warga di Baamang Dibobol Dua Remaja Ini

Kotim

Pria Tewas di Barak Ternyata Mantan Anggota Polisi

Kotim

TMMD Menjawab Harapan Desa Tertinggal
error: Content is protected !!