Kejari Lamandau Musnahkan Barbuk Narkoba

NANGA BULIK, Kaltengekspres.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Lamandau memusnahkan barang bukti (barbuk) Narkotika dan Obat-Obat Berbahaya (Narkoba) sebanyak 24 butir pil ekstasi dan 6,08 gram sabu. Barbuk ini dimusnahkan dengan cara dibakar, saat digelarnya kegiatan pemusnahan Rabu (8/11/2017).

Kasi Pidus dan Kapolres sedang memperlihatkan barbuk Narkoba

Selain pil ekstasi dan sabu, barbuk pendukung seperti bong (alat hisap), bungkus rokok, kotak permen serta perlengkapan penunjang lainnya juga turut dimusnahkan.

Kegiatan ini dipimpin Kasi Pidsus Kejari Lamandau R Bayu Probo mewakili Kepala Kejari disaksikan langsung oleh Kapolres Lamandau AKBP Andhika Wiratama di dampingi Kasat Narkobanya AKP Ganda Napitupulu serta perwakilan pihak Dinas Kesehatan, MUI serta Pendeta.

“Hari ini kita memusnahkan sekitar 6,08 gram sabu dari 24 perkara, dan 24 butir ekstasi dari 1 perkara. Barang bukti tersebut merupakan perkara periode Mei 2016 sampai dengan Oktober 2017,”ungkap Kasi Pidsus R Bayu Probo, seusai kegiatan pemusnahan Rabu (8/11/2017).

Ia menjelaskan, peredaran narkotika di Kabupaten Lamandau cukup besar. Terbukti dari jumlah perkara yang ditangani selama ini saja, masih ada kurang lebih 150 gram sabu-sabu yang belum dimusnahkan, karena masih dalam proses hukum.

Sementara itu Kapolres Lamandau AKBP Andika Wiratama mengatakan, pemusnahan ini merupakan salah satu bentuk komitmen dalam rangka memerangi narkotika di wilayah Kabupaten Lamandau. Karena peredaran narkotika sudah sangat membayakan.

“Untuk itu kita tidak bisa bekerja sendiri, melainkan perlu kerjasama dari masyarakat yang juga harus berperan aktif dalam memberikan informasi atau laporan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya peredaran narkoba,”ujar Kapolres seusai mengikuti kegiatan pemusnahan.

Menurut Kapolres, Narkoba ini sudah menjadi musuh bersama dan tidak ada toleransi sebab keberadaanya hanya menjadi perusak generasi penerus.

“Mari kita bersama sama perangi narkoba, agar generasi penerus kabupaten ini tidak menjadi korban,”ajak Andika (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here