Lamandau Siaga Darurat Karhutla, Masyarakat Diimbau Partisipasi Aktif

Tim Gabungan Penanganan Karhutla Kabupaten Lamandau Tengah Menanggulangi Kebakaran Lahan

NANGA BULIK, KaltengEkspres.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau bersama petugas dari TNI-Polri, Satpoldam dan masyarakat terus berupaya menanggulangi kebakaran lahan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Lamandau, Hendikel, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamandau telah menetapkan status siaga darurat Karhutla serta kekeringan melalui Surat Keputusan Bupati Lamandau Nomor 188.45/235/VIII/HUK/2026.

“Berdasarkan SK Bupati tersebut, status siaga darurat bencana Karhutla serta kekeringan sejak tanggal 4 Agustus hingga 1 November 2026,” ungkapnya, Senin (24/8/2026).

Terkait hal itu, Hendikel mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Lamandau agar tidak membuka lahan dan hutan dengan cara membakar serta berpartisipasi aktif melaporkan kepihak berwenang apabila melihat atau menemukan terjadinya kebakaran.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidaak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran,”ujarnya.

Terkait musim kemarau yang mengakibatkkan kekeringan, Hendikel juga mengimbau agar masyarakat menghemat penggunaan air bersih serta menjaga cadangan air bersih di rumah atau lingkungan masing-masing. Ia menegaskan bahwa BPBD Lamandau akan siap melayani masyarakat terkait status siaga darurat karhutla dan kekeringan yang terjadi saat ini.

“Jika terjadi keadaan yang membutuhkan bantuan penanganan kebakaran, silakan menghubungi nomor darurat BPBD Lamandau di nomor 0822 6212 1313 atau layanan darurat 112,” sebutnya.

Info terupdate, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hari ini Senin (24/8/2026),dari pkl. 00.00 hingga 16.00 WIB terpantau ada 15 titk panas atau hotspot yang tersebar di wilayah Kabupaten Lamandau. “Saya mengajak seluruh masyarakat berperan aktif dalam menghadapi bencana Karhutla dan kekeringan ini, mari kita saling bahu membahu sesuai peran maring-masing.”pungkas Hendikel. (BTG)

Berita Terkait
<