Begini Kronologis Lakalantas Yang Menewaskan Remaja Bali

SAMPIT, Kaltengekspres.com – Kecelakaan yang terjadi di ruas Jalan Jendral Sudirman KM 1,5 Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang menewaskan seorang remaja kelahiran Karanganyar Provinsi Bali bernama Gusti Bagus Narendra (17), menyisakan duka bagi keluarga korban.

Siswa Kelas 3 SMKN- 4 Sampit ini, tewas setelah terpental dari sepeda motornya Honda GTR 150cc, usai terjatuh ketika ngerem mendadak dan hendak menyeruduk belakang mobil anggota dewan Kotim bernama Perimus dengan Nopol KH 1971 FJ, yang saat itu berbelok arah di depannya.

Berdasarkan keterangan saksi mata, security Kantor Pembiayaan BFI bernama Rijal yang ikut mengavakuaisi korban mengatakan, saat kejadian pihaknya mendengar suara seperti benturan orang terjatuh berbunyi “draggg”ucapnya.

“Kita saat itu langsung bergegas meliat kelokasi kejadian. Ternyata saat itu motor jatuh dan tabrakan, sekitar pukul 08.00 Wib. Motor tersebut tergeletak di samping sebuah mobil yang sedang mau berbelok di depan nya. Motor yang dikendarai korban itu melaju dari arah Pangkalan bun menuju Sampit,”bebernya kepada Kalteng Ekspres.com Sabtu (4/11/2017).

Kemungkinan lanjut dia, motor yang di kendarai korban melaju dengan kecepatan tinggi, karena kaget, dan sudah terlalu dekat, maka pengendara motor tidak bisa mengendalikan lagi. Sehingga ngerem mendadak, akhirnya korban jatuh dan motor korban sedikit menghantam belakang mobil salah satu anggota dewan yang mau berbelok di depannya tersebut.

Sementara itu Kasatlantas Polres Kotim AKP Boni Ariefianto saat dikonfirmasi Sabtu (4/11/2017), membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurut dia, pihaknya telah melakukan olah TKP terkait kejadian tersebut. Dan setelah dilakukan olah TKP, kemudian diamati dari luka aspal dan keterangan saksi, sebelum korban menghantam mobil, ia telah terjatuh duluan. 

“Saat itu motor korban mengenai sedikit mobil. Karena kalau menabrak mobil, mungkin keadaan mobil salah seorang anggota dewan itu sudah ada yang hancur setidaknya penyok,”ungkap Boni kepada Kalteng Ekspres.com.

Menurut Boni, seusai kejadian korban sempat terpental sekitar 3 meter dari motornya. Sehingga mengalami luka dibagian kaki kanan nya. Kemudian seusai kejadian langsung dibawa ke RSUD Murjani untuk di rawat.

“Saat dirawat ini lah korban meninggal dunia sekitar pukul 22.00 wib.di sebabkan benturan keras di bagian kepala, “ujar Boni.(MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here