Polres Lamandau Imbau Warga Waspada Penipuan Modus Baru

LAMANDAU, Kaltengekspres.com – Maraknya kasus penipuan dengan berbagai modus seperti yang baru terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu, membuat Humas Polres Lamandau AKP Bugar B KH Golau A mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau agar waspada.

AKP Bugar mengatakan, jika ada orang yang meminta bantuan untuk mengeluarkan kartu anjungan tunai mandiri (ATM), ataupun meminta untuk membantunya menarik uang di ATM. Mohon  tidak usah di bantu, karena itu bisa saja modus pelaku.

“Sampaikan saja minta tolong sama petugas satuan keamanan (Satpam) yang ada di situ saja untuk membantunya,” ujarnya Minggu (29/10/2017).

Menurut Bugar, di tempat ATM itu selalu dipasang kamera CCTV. Jadi jika kelak pelaku (penipu/orang yang tadinya meminta bantuan) yang berkedok minta tolong, dan warga membantunya kemudian menuduh  merampoknya atau mencuri kartu ATM-nya.  Selanjutnya dipaksa untuk mengambil uang yang tersisa. Sementara direkaman itu terlihat video warga yang membantu di ruang ATM seakan-akan melakukan perbuatan kejahatan itu.

“Tentu hal itu pasti akan membuat warga tertuduh dan kalah di persidangan. Hal ini lah yang patut di waspadai masyarakat,”paparnya.

Bukti ini lah lanjut dia, dimanfaatkan pelaku untuk melakukan pendekatan agar warga bersedia membayar uang damai supaya penuntutan dibatalkan. Kejadian ini sudah ada terjadi. Catatan kita ada beberapa kasus yang pernah mengalaminya dan sekarang masih dalam proses hukum.

“Ini adalah modus penipu cara baru.Beritahukan teman dan keluarga segera, agar tidak tersandung kasus serupa. Tindakan yangg paling tepat memang adalah seperti di atas tadi, beritahu dia agar minta bantuan Satpam Bank/ATMnya,”pungkasnya.

Lantaran membantu orang itu lanjut dia,madalah pekerjaan yang mulia dan dimuliakan Tuhan, tapi tetap waspada karena penjahat selalu punya cara untuk menjerat mangsanya. (dri)

Baca Juga :  Polres Lamandau Terima 6 Pucuk Senpi Rakitan Dari Warga

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here