Home / Kotim

Senin, 23 Oktober 2017 - 17:44 WIB

Konsumsi Zenith, Sembilan Pelajar di Kotim Diberhentikan

SAMPIT, Kaltengekspres.com –  Sembilan orang pelajar salah satu SMP Negeri 4 Sampit Kabupaten Kotwaringin Timur (Kotim) diberhentikan pihak sekolah. Ke sembilan pelajar ini diberhentikan karena terlibat tauran dan mengonsomsi obat Zenith Carnophen dilingkungan sekolahnya.

Kepala Sekolah (Kepsek) Hj Siti Hadijah ketika dikonfirmasi mengakui, adanya pemberhentian kepada sembilan orang pelajarnya tersebut. Menurut dia, sembilan pelajar tersebut diberhentikan karena sudah melanggar tata tertib peraturan sekolah. Dengan total nilai pelanggaran mencapai 200 poin.

“Sesuai aturan kita jika pelajar telah mencapai poin 200. Maka sangsi yang di berikan itu sudah full dilanggar. Sehingga harus diberhentikan dari sekolah,”ujarnya Senin (23/10/2017).

Baca Juga :  Karnaval Marunting Fashion Disaksikan Antusias Warga Kobar

Menurut dia, pihaknya sudah sering  memberikan peringatan kepada pelajar dan walinya. Bahkan sudah beritahu sebelum nya agar lebih intes lagi dalam pengawasan terhadap anak nya.

“Tapi buktinya masih saja dilanggar. Karena itu kita bersikap tegas untuk memberhentikannya,”papar Siti Hadijah diruang kerjanya.

Dijelaskan Siti, pihak sekolah tidak bisa meberikan tolerans karena masa pembinaan melalui poin sangsi sudah full pelanggaran. Untuk itu pihak sekolah dengan sangat terpaksa harus mengembalikan kepada orang tuanya.

Kendati demikian kata dia, pihaknya tetap memberikan hak untuk pelajar tersebut pindah ke sekolah lain.

Ia menyayangkan, dengan kelakuan pelajar tersebut. Saat masa depan mereka masih panjang. Harus di hancur dengan mengonsomsi obat-obatan seprti zineth dan malah sampai terlibat perkelahian.

Baca Juga :  DLH Seruyan Tanam 3.500 Bibit Mangrove di Sungai Tatah Segintung

“Karena itu pemberhentian ini kami lakukan semata-mata untuk sebuah peringatan sehingga generasi kita tidak ada yang menyalah dan nyeleneh dalam pergaulan,”ucapnya.

Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan, Akmal Tambrom mengatakan, kebijakan tersebut tidak ada yang salah. Karena ini sudah menjadi tanggung jawab penuh pihak sekolah dalam mendidik. Jika ada yang sudah melanggar aturan sekolah dan apalagi terkait hukum jadi pihak sekolah itu wajib memberikan sansi tegas. (MR)

Share :

Baca Juga

Kotim

Penumpang Kapal Ditemukan Tewas di Pantai Tanpa Kepala

Kotim

Jalan VIP Bandara Kerap Dijadikan Tempat Balap Liar dan Maksiat

Kotim

Dukung Hak dan Potensi Anak, Kotim Deklarasikan Diri Sebagai KLA

Kotim

TMMD Gelar Turnamen Bola Voli, Diikuti 11 Klub dari 4 Desa

Kotim

Ini Tanggapan Positif dengan Adanya TMMD Kodim 1015 Sampit

Kotim

Lebarnya Sungai Mentaya Jadi Tantangan TMMD

Kotim

Polsek Kota Besi Pantau Debit Air Sungai Mentaya 

Kotim

Polisi Ciduk Tersangka Penyebar Video Mesum Cempaga
error: Content is protected !!