Diduga Karena Korsleting Arus Pendek Listrik Penyebab Kebakaran Rumah dan Walet di Desa Sumber Agung Kobar

PANGKALAN BUN, Kaltengekspres.com – Kebakaran hebat bangunan walet dan rumah milik Mahfud warga RT 14 Desa Sumber Agung Kecamatan Pangkalan Lada Rabu (4/10/2017) dini hari lalu, diduga kuat disebabkan korsleting arus pendek listrik dibangunan rumah korban yang tidak jauh dari bangunan walet.

Pasalnya, dari keterangan adik kandung pemilik bangunan bernama Aminudin, yang pertama kali mengetahui kejadian menyebutkan, sumber api berasal dari ruang tamu bangunan rumah korban yang terbuat kayu ini. Pada saat itu lampu di ruang tamu masih menyala ketika ditinggal pemiliknya.

Kapolres Kobar AKBP Pria Premos melalui Kapolsek Pangkalan Lada AKP Waris Waluyo ketika dikonfirmasi Kamis (5/10/2017), mengakui adanya kejadian tersebut. Menurut dia, berdasarkan keterangan saudara kandung pemilik rumah bernama Aminudin, kejadian itu diketahui terjadi sekitar pukul 01.00 Wib.

Saat itu Aminudin ini, terbangun dari tidur dikarenakan merasa kepanasan, lantaran kipas anginnya mati. Ketika terbangun ini ia melihat sekeliling rumah yang kebetulan letak rumahnya dengan rumah pemilik bangunan yang terbakar berada di depan rumahnya.

“Pada saat saksi ini melihat rumah kakak kandungnya dini hari itu, kondisinya sudah terbakar. Api sudah membakar ruang tamu dan sudah membesar kemudian saksi memanggil warga sekitarnya untuk berupaya meminta bantuan ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kobar,”ujar Kapolsek.

Dijelaskan Kapolsek, saat kejadian petugas Damkar Pangkalan Bun, baru datang ke TKP kebakaran sekitat pukul 14.00 Wib, dengan mengerahkan tiga unit mobil Damkar. Namun upaya tersebut tidak bisa menyelamatkan rumah dari kebakaran. Sehingga rumah korban yang terbuat dari kayu ini beserta bangunan waletnya habis terbakar. Kondisi api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 15.00 Wib.

“Keterangan saksi Aminudin, rumah tersebut ditinggal kosong pemiliknya selama tiga hari untuk berobat cuci darah ke Jawa. Saat ditinggal lampu di ruang tamu dan teras masih menyala. Dan sumber api juga saat kejadian berasal dari ruang tamu saat itu,”urai Waris.

Akibat kejadian ini lanjut Waris, korban mengalami kerugian cukup besar diperkirakan kurang lebih mencapai Rp. 700 juta. (hm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here