Home / Kobar

Selasa, 5 September 2017 - 14:11 WIB

Astaga!! Meriam Kuno Ini Ditemukan Warga Dipinggir Sungai

PANGKALAN BUN, Kaltengekspres.com – Penemuan meriam kuno  di RT 10 Desa Sungai Bakau Kecamatan Kumai, pada Senin (4/9), masih menyisakan kehebohan di kalangan masyarakat setempat. Pasalnya, meriam yang diduga peninggalan zaman penjajahan Belanda ini, ditemukan disekitar kawasan pinggir sungai desa setempat. Tepatnya di pinggir Sungai Jejer Desa Sungai Bakau.
Salah seorang warga setempat Saiful menceritakan, meriam kuno itu ditemukan oleh warga Desa Teluk Bogam bernama Anang Patin. Barawal pada saat ia mencari madu kelulut di kawasan pinggiran sungai setempat, sekitar pukul 10.00 Wib. Saat mencari madu ini lah, ia menemukan bongkahan kayu keras.

Bongkahan tersebut ia bongkar sehingga akhirnya diketahui sebuah benda berbentuk besi bundar berdiameter besar, panjang sekitar 1 meter lebih. Setelah di cek menyeluruh, diketahui jika benda tersebut berbentuk meriam. Sehingga saat itu juga ia menginformasikan temuan tersebut ke warga setempat. Saat itu temuan langsung dilaporkan ke aparat baik Polri dan TNI untuk diamankan.

Baca Juga :  IRT Hamil Diperkosa Pengurus Ponpes




Wakapolres Kobar Kompol Dhovan Oktavian ketika dikonfirmasi Selasa (5/9), membenarkan adanya penemuan tersebut. Menurut dia, benda yang ditemukan itu diduga kuat berjenis meriam. Kemungkinan bekas peninggalan zaman penjajahan, dengan panjang 1,5 meter dan berdiameter 45 cm.

“Meriam kuno ini ditemukan warga pencari madu dipinggir Sungai Jejer RT 10 Desa Sungai Bakau pada Senin (4/9). Saat ini anggota gabungan baik dari Polres Kobar, TNI dan lainnya telah berada dilokasi untuk mengamankan lokasi setempat. Sampai nanti meriam tersebut bisa dievakuasi oleh tim berwenang,”ungkap Dhovan.

Terpisah Komandan Kodim (Dandim) 1014 Pangkalan Bun Letkol Infantri Wisnu Kurniawan juga mengakui adanya penemuan benda yang diduga meriam kuno ini. Menurut dia, benda tersebut saat ini telah diamankan oleh anggota gabungan. Terutama untuk lokasi sekitarnya agar jauh dari jangkauan kunjungan masyarakat.

“Kita belum bisa memastikan jenis meriam itu. Karena nanti akan diterjunkan tim khusus untuk menyelidiki keberadaan jenis benda tersebut . Yang jelas saat ini sementara biar disana dulu, sampai nanti ada tim khusus yang didatangkan mengevakuasinya,”papar Dandim Selasa (5/9). (hm)

Share :

Baca Juga

DPRD Kobar

Legislator : Pemkab Harus Berani Larang Pendatang Masuk ke Kobar

Kobar

Bupati Nurhidyah Minta Kecamatan Wajib Miliki Alat Pengukur Suhu Tubuh

Kobar

BKSDA Evakuasi Dua Ekor Orangutan Nyasar Tepi Sungai Arut

Kobar

Mantap!! 12 Personel Srikandi Polres Kobar Ini, Bakal Dilatih Menembak dan Beladiri

Kobar

Awal Bulan April Sudah Terdapat 129 ODP di Kobar

Kobar

Gelapkan Buah Sawit, Dua Mandor Panen Diringkus Polisi

Kobar

Dua Calo Tiket Pelabuhan Kumai Ditangkap Polisi, Operasi Dipimpin Langsung Kapolda

Kobar

Selama Liburan Natal dan Tahun Baru, Kunjungan Wisata Kobar Capai 44 Ribu Lebih