Hingga April Terjadi 14 Karhutla di Palangka Raya

Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, hingga April 2021, telah terjadi sebanyak 14 kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Cantik.

Terhitung dari Januari 2021 tercatat 0 kejadian karhutla. Kemudian pada Februari ada dua kejadian karhutla yang tertangani, yakni di Kelurahan Sabaru dan Kelurahan Kereng Bangkirai dengan luas lahan terdampat 0,75 hektar.

Selanjutnya pada bulan Maret, ada lima kejadian karhutla yang tertangani, yakni di Kelurahan Menteng, Bukit Tunggal, Kameloh Baru dan Kelurahan Kanarakan, dengan luas lahan yang terdampak sebanyak 23,5 hektar.

Berikutnya, tercatat dari tanggal 1 hingga 24 April 2021 ada tujuh kejadian karhutla yang tertangani, yakni di Kelurahan Bukit Tunggal, Pager, Kalampangan dan Kelurahan Sabaru, dengan akumulasi lahan terdampak sebesar 13 Hektar.

“Berdasarkan data tersebut, maka luasan lahan yang terdampak yakni 37,25 hektar,” kata Emi Abriyani, Kamis (29/4/2021).

Untuk itu, pihaknya mendorong lingkungan RT/RW untuk pro aktif mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan lahan di wilayah masing-masing.

“Kami minta peran RT/RW untuk terus mengingatkan masyarakat, bahwa membakar lahan saat ini rawan menyebabkan bencana kabut asap, yang dapat memperparah kondisi Kota Palangka Raya di tengah pandemi covid-19,” pungkasnya. (Ra)

Berita Terkait
<