



PALANGKA RAYA, Kaltengekspres.com – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin secara resmi mengukuhkan pengurus Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Palangka Raya periode 2025-2029.
Pengukuhan pengurus PHBI ini berlangsung saat digelarnya acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, di Aula Rumah Jabatan Walikota Palangka Raya. Kamis (15/1/2025).
Fairid saat menyampaikan sambutannya mengatakan, peringatan Isra Mikraj tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa sejarah perjalanan Rasulullah SAW, tetapi menjadi momentum penting untuk memperdalam keimanan dan meningkatkan kualitas ibadah umat Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Niilai utama dari Isra Mi’raj adalah penguatan hubungan manusia dengan Allah SWT yang harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,”kata Fairid.
Ia menegaskan bahwa peringatan keagamaan juga menjadi sarana memperkokoh ukhuwah Islamiyah serta mempererat ukhuwah sosial dalam kehidupan masyarakat yang beragam,
Dalam kesempatan tersebut, Fairid turut menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kota Palangka Raya Periode 2025–2029 yang telah resmi dikukuhkan.
“Saya berharap para pengurus PHBI dapat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, kreativitas, dan tanggung jawab dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang membawa manfaat nyata bagi umat,”tuturnya.
Fairid menilai PHBI memiliki peran strategis sebagai motor penggerak syiar Islam sekaligus wadah pemersatu umat di Kota Palangka Raya.
Selain itu, PHBI diharapkan mampu memperkuat moderasi beragama serta menjaga toleransi antarumat beragama yang selama ini telah terbangun dengan baik di Kota Palangka Raya.
“Ini mengungkapkan bahwa sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya dikenal memiliki kehidupan beragama yang harmonis. Data Statistik Palangka Raya 2024 mencatat jumlah penduduk Muslim mencapai 217.189 jiwa dan menjadi mayoritas yang memberi warna sosial budaya kota,”jelasnya.
Dalam mendukung kehidupan keagamaan, lanjut dia, kota ini juga memiliki ratusan masjid dan musala yang tersebar di berbagai wilayah sebagai pusat aktivitas ibadah umat Muslim.
“Salah satu kebanggaan umat Islam di Palangka Raya adalah Masjid Raya Darussalam yang menjadi ikon kota, mampu menampung ribuan jamaah, serta berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan Islam,”tambahnya.
Menutup sambutannya, Fairid mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai sarana introspeksi diri untuk memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat akhlak mulia, dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. (gel)