



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Anggota komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Heri Purwanto, meminta kepada pemerintah kota (Pemko), agar dapat mengembangkan pertanian organik di Kota Cantik. Pasalnya pertanian organik diyakini memiliki potensi yang tinggi, mengingat tren hidup sehat saat ini mulai meningkat. Bahkan, pertanian organik dapat menjadi solusi pertanian yang berkelanjutan.
“Disamping itu, petani organik harus diberikan pembekalan bagaimana cara penanganan hama dan penyakit. Begitu juga dengan pupuk, bisa disiapkan sendiri sehingga lebih murah dan terjangkau, sekaligus sehat bagi ekosistem pertanian,” katanya, Rabu (17/2/2021).
Lebih lanjut Politisi Partai Hanura ini mengakui, jika mengubah lahan konvensional menjadi lahan organik, memerlukan proses yang panjang serta memakan waktu yang cukup lama. Bisa setahun, ada juga hanya membutuhkan waktu 6 bulan.
Terlebih, jika lahan sebelumnya pernah terkena pupuk sintetik dan pestisida dalam skala yang besar, langkah awal yang harus diambil yakni, memperbaiki struktur tanah tersebut.
“Jika kerusakan lahan tidak terlalu parah, bisa cepat proses recovery-nya. Sepanjang kita tak berhenti dan terus memperbaiki lahannya dengan memberi pupuk organik yang cukup, pola tanam juga diperbaiki. Demi mendorong pertanian organik dibutuhkan dukungan dari pemerintah salah satunya dengan pemberian bantuan peralatan mesin pencacah tanaman untuk pembuatan kompos,” pungkasnya. (Ra)