



PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Sebanyak 7 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat dalam ruangan Isolasi Rumah Sakit Sultan Imanudin (RSSI) Pangkalan Bun, Rabu (25/3) sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
Direktur RSUD Imanuddin Pangkalan Bun, dr Fachrudin mengatakan, ketujuh orang PDP yang telah meninggalkan ruangan isolasi itu terdiri dari 5 orang PDP dari Kabupaten Kobar, 1 orang PDP dari Kabupaten Sukamara dan 1 orang PDP dari Kabupaten Lamandau.
“Semuanya dinyatakan negatif Covid-19 setelah dilakukan isolasi dan pemeriksaan sampel swab tenggorokan di Laboratorium Kesehatan Surabaya,”ungkap Fachrudin kepada awak media, Rabu (25/3/2020).
Diterangkannya, bahwa dalam ruangan isolasi ada penambahan pasien dalam pengawasan asal Pangkalan Bun, yang baru masuk pada hari Selasa (24/3) malam, sehingga kini ruangan isolasi masih merawat 2 orang PDP.
” Karena semuanya dinyatakan negatif maka 7 orang PDP telah keluar dari RSUD Imanudin Pangkalan Bun, kini di dalam ruangan isolasi masih ada 2 pasien dalam pengawasan. Keduanya warga Kobar, yang satu orang PDP masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, dan satu pasien baru masuk,” kata dr. Fahruddin.
Dijelaskan Fachrudin, satu orang PDP yang baru masuk ini jenis kelamin laki-laki dan riwayat perjalanan dari Surabaya, pasien ini mengalami tanda tanda klinis Covid-19 yakni batuk, pilek dan demam tinggi, saat ini dalam perawatan intensif.
Sementara itu data Orang Dalam Pengawasan (ODP) dari website Covid-19 milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar, berjumlah 57 orang yang tersebar di 5 Kecamatan se-Kobar.
Dengan rinci penyebaranya meliputi Kecamatan Kumai jumlah ODP-nya terbanyak yakni 24 orang, kemudian Pangkalan Lada sebanyak 18 orang, Arut Selatan 7 orang, Arut Utara 5 Orang dan Pangkalan Banteng ada 3 orang, sementara untuk Kotawaringin Lama belum ada laporan. (yus)