Polemik Jalan Eks Pertamina, Dewan Minta Utamakan Kepentingan Masyarakat

Rombongan Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, cek lokasi jalan Eks Partamina Kamis (30/1/2020).

TAMIANG LAYANG, KaltengEkspres. com– Anggota DPRD Kalteng Mariani Sabran meminta perusahaan PT Pertamina agar mengutamakan kepentingan masyarakat terkait pengelolaan jalan eks Pertamina yang menjadi polemik di Kabupate Barito Timur (Bartim). Pasalnya, akibat penutupan jalan tersebut dinilai telah merugikan masyarakat sekitar dan pengguna jalan lainnya.

“Harusnya sebagai perusahaan milik negara, PT Pertamina dapat mengutamakan kepentingan masyarakat terkait jalan Eks Pertamina ini. Sebab, seluruh kekakayaan sejatinya untuk kesejahteraan rakyat, karena posisinya di Kabupaten Bartim. Maka, masyarakat di wilayah tersebut yang diutamakan,” kata Anggota DPRD Kalteng Mariani Sabran kepada Kalteng Ekspres.com, Jumat (31/1/2020).

Menurut Srikandi PDIPini, upaya penguasaan jalan setempat dengan cara mensertifikatihnya oleh pihak Pertamina, sangat merugikan masyarakat yang telah lama menggunakan jalan tersebut. Bahkan kata dia, ketika dipertanyakan data terkait penguasaan eks jalan tersebut. Pihak pertamina berdalih tidak membawa berkas tersebut.

“Kita kan tadi meminta data dari perwakilan Pertamina yang ada agar menunjukan berkas bukti kepemilikan sah jalan. Tetapi, mereka tidak mau memberikan data yang diminta. Tetapi setelah didesak data diberikan kepada ketua komisi. Namun, kami belum tahu data yang diberikan terkait data apa,” ucapnya.

Selain itu, kehadiran utusan Pertamina dari PT Petra Jasa juga bukan pimpinan yang dapat menjelaskan detail dan mengambil keputusan, sehingga saat pertemuan tersebut beberapa pertanyaan tidak dijawab.

“Kita juga sulit, karena yang hadir dari Pertamina bukan orang yang memgambil keputusan. Padahal kami sudah lama bersurat terkait kasus pertemuan yang dihadiri Bupati, Wakil Bupati, Sekda dengan Wakil Ketua DPRD Kalteng dan Komisi II DPRD Kalteng ini,” ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan PT Pertra Jasa anak perusahaan PT Pertamina Hartiono enggan berkomentari terkait data. Dan meminta Anggota DPRD Kalteng langsung meminta kepada Pertamina pusat. “Kita tidak mungkin bawa-bawa berkas. Silahkan tanyakan itu ke Pertamina secara langsung,” pungkasnya. (RY)

Berita Terkait
<