



Buntok, Kalteng Ekspres.com – Kebakaran dahsyat yang terjadi di RT 08 dan RT05 Desa Tarusan Kecamatan Dusun Utara Kabupaten Barito Selatan (Barsel) yang melalap puluh rumah yang terjadi pada jam 11.25 hingga 15.00 WIB Selasa dinihari (28/1/2020), meningkatkan nestapa bagi korbannya.
Bagaimana tidak, seluruh harta benda ludes terbakar. Bukan hanya itu sejumlah surat – surat dan dokumen penting ikut terbakar.
“Pada saat kebakaran kita bersama warga kesulitan untuk memadamkan api, ditambah lagi menuju lokasi cukup sulit, karena Desa jauh dari ibukota kabupaten dan desa tidak bisa ditempuh lewat jalan darat. Hal tersebut menyulitkan bagi pemadam dan relawan lainnya untuk membantu memadamkan si jago merah yang merajalela,” kata Kades Tarusan Sabarudin kepada Kalteng Ekspres.com Rabu (29/1/2020).
Ia menjelaskan, berdasarkan data terakhir yang mereka miliki, sebanyak 17 rumah, 1 Sekolah Dasar, 5 Gedung Walet, 2 rumah yang terdampak dengan Kepala Keluarga sebanyak 24 KK atau 103 orang.
“Data ini bertambah dari data sebelumnya, karena saat dilakukan pendataan ulang, ada dua KK yang belum terdata,” kata Kades.
Dijelaskan Sabarudin, saat kejadian ada cerita mengharukan, karena ada dua anak yang masih duduk di sekolah Dasar di dua rumah yang berbeda, orang tuanya sama sama bermalam di ladang
“Saat kejadian kedua anak itu sedang tidur pulas, untung nyawa keduanya bisa tertolong, karena ada warga yang mengetahui dan mendobrak rumah korban sehingga keduanya bisa terselamatkan,” katanya.
Masih dikatakan Sabarudin dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada beberapa pihak yang telah membantu para korban baik materil maupun yang non material.
“Untuk lebih membantu meringankan beban penderitaan para korban kebakaran, saya juga berharap ada bantuan – batuan lainya,” tandasnya.(rif).