




PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Rapat Paripurna Ke-9 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026, Jumat (14/8). Rapat tersebut mengagendakan penyampaian dan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kobar Mulyadin, didampingi Wakil Ketua I H. Rudi Imam Gunawan dan Wakil Ketua II Sri Lestari. Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Kobar Suyanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kobar Rody Iskandar, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, pimpinan partai politik, instansi vertikal, pimpinan BUMD dan perbankan, serta organisasi wanita.
Dalam rapat tersebut, jajaran DPRD bersama para undangan menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto melalui siaran TVR Parlemen. Mulyadin mengatakan, agenda tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk mencermati arah kebijakan nasional serta melihat peluang sinergi program pemerintah pusat dengan pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Barat.
“Pidato Kenegaraan ini menjadi momentum bagi kita di daerah untuk memahami arah kebijakan pemerintah pusat sekaligus melihat bagaimana program pembangunan nasional dapat terus disinergikan dengan pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Barat,” ujar Mulyadin.
Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat agar kebijakan nasional memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan laporan kinerja lembaga negara serta sejumlah capaian dan kebijakan strategis pemerintah. Beberapa agenda yang menjadi perhatian di antaranya swasembada pangan dan energi, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan pendidikan dan kesehatan, reformasi BUMN, hilirisasi, serta pengelolaan sumber daya alam.
Presiden juga menyampaikan pemerintah telah menjalankan 121 kebijakan transformatif dalam 663 hari, termasuk capaian swasembada sejumlah komoditas pangan, penghentian impor solar melalui penerapan B50, penurunan harga pupuk 20 persen, pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta pembangunan Sekolah Rakyat dan Kampung Nelayan.
Mulyadin menambahkan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat bersama dalam melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan melalui kerja nyata, pelayanan yang semakin baik, serta pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. DPRD Kobar akan terus menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan dalam mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya. (di)