



SAMPIT, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) terus memperkuat pengawasan terhadap penggilingan padi guna memastikan beras yang diproduksi memenuhi standar mutu dan keamanan pangan sebelum dipasarkan kepada masyarakat.
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pangan pokok sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai konsumen. Selain memastikan proses produksi berjalan sesuai ketentuan, pengawasan juga menjadi sarana pembinaan bagi pelaku usaha agar senantiasa menjaga kualitas hasil produksi.
Kepala DPKP Kotim, Yephi Hartady Periyanto, mengatakan, pengawasan dilakukan secara rutin melalui pemeriksaan langsung ke lokasi penggilingan padi dan pengambilan sampel beras untuk diuji sesuai standar keamanan pangan.
“Kegiatan ini bertujuan memastikan mutu dan keamanan beras yang dihasilkan memenuhi standar keamanan pangan sehingga aman dikonsumsi masyarakat,” kata Yephi, Kamis (16/7/2026).
Pada Jumat (10/7/2026) lalu, lanjut dia, Tim DPKP telah melakukan pengawasan di penggilingan padi yang berada di Desa Samuda Kecil dan Desa Lampuyang. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengambil sampel beras untuk menjalani pengujian lebih lanjut sebagai bagian dari pengawasan keamanan pangan segar asal tumbuhan.
Yephi menjelaskan, sentra produksi padi menjadi salah satu prioritas pengawasan karena memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan beras masyarakat Kotawaringin Timur. Karena itu, kualitas dan keamanan produk harus dipastikan sejak proses pengolahan hingga beras dipasarkan.
Menurutnya, pengawasan tidak hanya bertujuan memastikan beras memiliki kualitas yang baik, tetapi juga memastikan produk terbebas dari bahan yang dapat membahayakan kesehatan konsumen.
DPKP juga mengapresiasi sikap kooperatif para pelaku usaha penggilingan padi yang mendukung proses pemeriksaan dan pengambilan sampel. Hal itu dinilai mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan pangan yang aman, sehat, dan bermutu.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap kualitas beras yang beredar di masyarakat tetap terjaga serta konsumen mendapatkan perlindungan dalam memperoleh pangan yang aman, sehat, dan bermutu,”tandasnya. (to)