



SAMPIT, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga dan merawat nilai-nilai toleransi sebagai fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial, semangat kebersamaan dinilai menjadi kekuatan utama yang mampu menjaga stabilitas dan mendorong kemajuan daerah.
Staf Ahli Bupati Kotim, Wim RK Benung, menegaskan bahwa kerukunan yang selama ini terbangun di tengah masyarakat merupakan aset berharga yang harus terus dipertahankan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga persatuan dan keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kerukunan yang telah terjalin dengan baik merupakan modal sosial yang sangat penting. Karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu bersama-sama menjaga dan merawatnya agar tetap menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya, Jum’at (19/6/2026).
Ia menjelaskan, Kabupaten Kotawaringin Timur dikenal sebagai daerah yang dihuni oleh masyarakat dengan beragam latar belakang. Keberagaman tersebut harus dipandang sebagai kekayaan yang dapat memperkuat persaudaraan dan memperkokoh semangat gotong royong dalam membangun daerah.
Menurut Wim, pembangunan yang sukses tidak hanya membutuhkan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas publik lainnya. Lebih dari itu, pembangunan memerlukan dukungan masyarakat yang hidup dalam suasana aman, damai, dan saling menghormati.
“Persatuan dan kebersamaan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim pembangunan yang kondusif. Ketika masyarakat hidup rukun, berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan yang ada di tengah masyarakat seharusnya tidak menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus dijadikan kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
“Perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu. Justru dari keberagaman itulah lahir kekuatan besar untuk bergerak bersama menuju kemajuan,” tegasnya.
Di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus informasi, Wim mengajak masyarakat untuk terus memperkuat rasa persaudaraan, memperbanyak dialog, serta mengedepankan sikap saling menghormati. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kondisi daerah tetap aman, damai, dan kondusif.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berharap semangat toleransi dan kebersamaan yang selama ini tumbuh di tengah masyarakat dapat terus dipelihara sebagai fondasi utama dalam mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
“Jika kerukunan tetap terjaga, maka masyarakat akan memiliki kekuatan yang besar untuk bersama-sama membangun Kotawaringin Timur menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (to)