Pemkab Gumas Belajar KKS ke Kota Tangerang

Bupati Gumas Jaya S. Monong didampingi Sekda Richard dan Ketua FKGMS Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, ketika memimpin rapat persiapan kunjungan pembelajaran KKS ke Pemerintah Kota Tangerang, di aula kantor bapperida setempat, Senin (28/9/2026). (Foto : IST)

KUALA KURUN, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) bersama Forum Kabupaten Gunung Mas Sehat (FKGMS) setempat menggelar rapat persiapan kunjungan pembelajaran kabupaten/kota sehat (KKS) ke Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten, pada 30 September-3 Oktober 2026.

“Rapat ini sebagai langkah awal sebelum melakukan pembelajaran atau kaji tiru ke Kota Tangerang. Kami minta perangkat daerah memahami peran masing-masing, sehingga penyelenggaraan KKS terlaksana secara terarah, bertahap dan maksimal,” kata Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, Senin (28/9/2026).

Jaya menyebutkan, salah satu fokus persiapan adalah pastikan setiap perangkat daerah memahami fungsi dan tugas pada sembilan tatanan penyelenggaraan KKS, yakni sehat mandiri, pemukiman dan fasilitas umum, pendidikan, pasar, pariwisata, perkantoran dan perindustrian, transportasi dan tertib lalu lintas jalan, perlindungan sosial, serta penanggulangan bencana.

“Kami ingin memastikan kesiapan perangkat daerah dapat mengetahui fungsi dan tugasnya di sembilan tatanan penyelenggaraan KKS. Contoh, kalau fokus kegiatan di bidang persampahan, maka perangkat daerah teknis harus pahami program dan langkah yang harus dilakukan,”ujarnya.

Selain kesiapan teknis, ia menekankan pentingnya administrasi maupun mempersiapkan kelengkapan dokumen, yang akan menjadi dasar dalam sembilan tatanan penyelenggaraan KKS.

“Kami ingin perangkat daerah mengamati maupun mempelajari praktik yang sudah dilakukan daerah tujuan, lalu menyesuaikannya dengan kondisi dan kebutuhan di Kabupaten Gumas,” tegasnya.

Terpisah, Ketua FKGMS Kabupaten Gumas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, meminta masing-masing perangkat daerah perlu untuk memahami sembilan tatanan yang merupakan bagian dalam penyelenggaraan KKS.

“Pemahaman sembilan tatanan tersebut selanjutnya akan dievaluasi kembali, sesuai dengan tugas dan peran masing-masing,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembinaan kepada perangkat daerah jadi bagian penting sebelum pelaksanaan program, sehingga mereka mengetahui langkah-langkah yang akan dilakukan dalam mendukung kegiatan FKGMS.

“Wajib dilakukan pembinaan terlebih dahulu, agar langkah yang akan dilaksanakan dalam kegiatan FKGMS dapat dipahami bersama,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah awal dilakukan adalah melalui rapat dan kaji tiru. Hasil dari pembelajaran tersebut selanjutnya diharapkan dapat diaplikasikan dalam pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Gumas.

“Dari hasil kaji tiru tersebut, kami berharap dapat diaplikasikan ke dalam setiap kegiatan FKGMS,” tandasnya. (sa)

Berita Terkait
<