Bupati Gumas Serahkan Bantuan untuk Tiwah di Desa Tanjung Karitak

Bupati Gumas Jaya S Monong didampingi Ketua TP-PKK Mimie Mariatie saat menyerahkan bantuan secara simbolis untuk kegiatan ritual tiwah di Desa Tanjung Karitak, Minggu (20/9/2026). (Foto : IST)

KUALA KURUN, KaltengEkspres.com – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong didampingi Ketua TP-PKK Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong menghadiri tabuh pertama, sekaligus menyerahkan bantuan untuk kegiatan ritual tiwah di Desa Tanjung Karitak, Kecamatan Sepang tahun 2026.

“Kami menyerahkan bantuan sebesar Rp99.000.000, yang berasal dari APBD Kabupaten Gumas di tahun 2026, untuk upah laluh basir pada ritual tiwah Desa Tanjung Karitak,” ujar Jaya, Selasa (22/9/2026).

Jaya mengatakan, ritual tiwah bukan hanya sekadar tradisi, melainkan bagian dari ritual agama yang ada di masyarakat Dayak dengan nilai-nilai spiritual, rasa hormat kepada leluhur, maupun sejalan dengan pilar dari program Tambun Bungai Bermartabat, dengan berfokus pada nilai-nilai sosial dan budaya.

“Selain menjadi kegiatan keagamaan dan kekayaan budaya, ritual tiwah juga memiliki potensi atau daya tarik wisata yang menarik wisatawan lokal maupun mancanegara,”jelasnya.

Jaya menyebutkan, pelaksanaan tiwah menunjukkan kesadaran untuk menjaga warisan budaya yang merupakan kewajiban oleh umat Hindu Kaharingan, sebagai ritual untuk mengantar arwah keluarga yang meninggal dunia menuju Lewu Tatau Habaras Bulau Habusung Intan atau Surga.

“Ritual tiwah ini juga merupakan salah satu potensi wisata yang perlu untuk dikemas dan dipromosikan dengan baik,” tuturnya.

Ia berharap ritual tiwah kepada leluhur dapat memberikan berkah keselamatan, kemakmuran dan keharmonisan di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan mari jadikan momen ini sebagai sarana untuk memperkuat tali silaturahmi antar keluarga dan masyarakat.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gumas Yulius, melalui Kabid Kesenian Ahmady mengakui, pada hari pertama pelaksanaan ritual tiwah Desa Tanjung Karitak, ada empat arwah ditabuhkan, serta binatang kurban yang di tombak berupa dua ekor kerbau dan dua ekor babi.

“Sejak tahun 2023, ritual tiwah mendapat perhatian yang sangat besar oleh pemkab, serta diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” jelasnya.

Ketika pelaksanaan rapat kerja kebudayaan dan pariwisata se-Provinsi Kalteng, tiwah di launching Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, sebagai calender of event provinsi untuk Pariwisata Kabupaten Gumas. (sa)

Berita Terkait
<