



SAMPIT, KaltengEkspres.com – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati, turun langsung meninjau pendistribusian air bersih kepada masyarakat di Kecamatan Teluk Sampit. Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah terbatasnya pasokan air bersih.
Pendistribusian air bersih yang dilaksanakan oleh Perumdam Tirta Mentaya itu telah berlangsung selama kurang lebih satu pekan. Program tersebut menjadi langkah cepat pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi yang terjadi di sejumlah wilayah.
Dalam setiap kali pendistribusian, sekitar 5.000 liter air bersih disalurkan kepada warga. Meski demikian, Irawati mengakui pelayanan di lapangan masih menghadapi tantangan, terutama terbatasnya jumlah armada mobil tangki yang dimiliki.
Akibat keterbatasan armada tersebut, mobil tangki harus melakukan perjalanan bolak-balik agar distribusi air dapat menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan. Kondisi itu membuat proses penyaluran membutuhkan waktu lebih lama, namun pelayanan tetap diupayakan berjalan secara maksimal.
“Di lapangan saya melihat masih terdapat kendala berupa keterbatasan armada mobil tangki, sehingga kendaraan harus bolak-balik untuk memastikan seluruh kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Irawati, Sabtu (25/7/2026).
Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, ia mengapresiasi dedikasi seluruh jajaran Perumdam Tirta Mentaya yang terus bekerja tanpa mengenal waktu demi memastikan warga tetap memperoleh pasokan air bersih.
Menurutnya, para petugas telah menunjukkan semangat pengabdian yang tinggi dengan terus mendistribusikan air ke berbagai titik pelayanan, meskipun harus bekerja dalam kondisi yang tidak mudah.
Selain itu, Irawati juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur yang turut mengerahkan armadanya membantu distribusi air bersih, khususnya bagi masyarakat di wilayah Samuda.
Ia menilai kolaborasi antara Perumdam Tirta Mentaya dan Dinas Pemadam Kebakaran merupakan contoh nyata sinergi antarlembaga pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya mengapresiasi dedikasi seluruh jajaran Perumdam Tirta Mentaya yang terus bekerja melayani masyarakat. Terima kasih juga kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kotawaringin Timur yang turut membantu pendistribusian air bersih, khususnya di wilayah Samuda. Sinergi lintas perangkat daerah seperti ini menjadi wujud nyata hadirnya pemerintah di tengah masyarakat,” tambahnya.
Di sisi lain, orang nomor dua dipemkab Kotim ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan menjaga ketersediaan air bersih dengan menggunakannya secara hemat dan bijaksana selama proses pendistribusian masih berlangsung.
Menurutnya, penggunaan air secara bijak akan membantu agar distribusi yang dilakukan pemerintah dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh warga yang membutuhkan.
“Kepada seluruh warga, saya mengajak untuk menggunakan air secara bijak selama masa pendistribusian, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata,” pesannya.
Ia berharap pelayanan distribusi air bersih dapat terus berjalan lancar hingga kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus melakukan evaluasi dan berupaya meningkatkan pelayanan agar penyaluran air bersih menjadi semakin optimal.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas di lapangan yang tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab demi melayani masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh petugas di lapangan atas kerja keras dan pengabdiannya. Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur,” imbuhnya.
Selain memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi, Irawati, juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang kini mulai dirasakan di berbagai wilayah Kotim. Menurutnya, kemarau tidak hanya berdampak pada berkurangnya ketersediaan air bersih, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama membuka lahan dengan cara dibakar. Kesadaran masyarakat, kata dia, menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya karhutla yang setiap tahun menjadi ancaman serius bagi Kotawaringin Timur. (to)