Pemkab Kotim dan Pengusaha Ternak Ayam Sinergi Jaga Stabilitas Harga 

Wabup Kotim Irawati dan sejumlah pengusaha peternak ayam potong dan telur saat memperlihatkan nota kesepakatan usai pertemuan, Kamis (11/6). (Foto :to)

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan komitmennya dalam mendukung keberlangsungan usaha peternakan ayam petelur dan ayam ras potong di daerah. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Kotim, Irawati, saat menerima kunjungan dan silaturahmi dari asosiasi peternak ayam petelur dan ayam ras potong di Kotim, Kamis (11/6/2026).

Pertemuan itu menjadi wadah diskusi antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha peternakan terkait perkembangan usaha peternakan ayam petelur, termasuk kondisi harga telur ayam ras yang saat ini menjadi perhatian bersama.

Irawati mengatakan, pemerintah daerah mendengarkan langsung berbagai masukan dan aspirasi dari para peternak, terutama terkait stabilitas harga, ketersediaan pasokan, hingga keberlangsungan usaha peternakan di tengah dinamika ekonomi yang terjadi.

“Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berkomitmen mendukung sektor peternakan sebagai salah satu pilar ketahanan pangan daerah,” ujar Irawati.

Ia menjelaskan, pembahasan dalam pertemuan tersebut juga menyoroti pengawasan Harga Acuan Pembelian (HAP) telur ayam ras di tingkat produsen maupun konsumen sebagaimana tertuang dalam surat Badan Pangan Nasional.

Menurut Irawati, sinergi antara pemerintah daerah, peternak dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting untuk menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan stabilitas harga, ketersediaan pasokan dan keberlangsungan usaha peternak dapat terus terjaga,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah berharap komunikasi dan koordinasi bersama asosiasi peternak dapat terus berjalan sehingga berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha di lapangan dapat segera dicarikan solusi bersama.

Para peternak juga menyampaikan sejumlah masukan terkait kondisi usaha peternakan saat ini, termasuk tantangan harga pakan, distribusi hasil produksi hingga kondisi pasar yang memengaruhi harga telur dan ayam ras di tingkat konsumen.

Irawati berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha peternakan dapat memberikan manfaat bagi kemajuan sektor peternakan di Kotim sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga silaturahmi dan kolaborasi ini membawa manfaat bagi kemajuan peternakan dan kesejahteraan masyarakat Kotawaringin Timur,” tandasnya.

Dengan adanya komunikasi yang terbuka dan sinergi yang terus terjalin antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha, diharapkan sektor peternakan di Kotim mampu berkembang lebih kuat dan berdaya saing. (to)

Berita Terkait