



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Anggota DPRD Kalteng Asdy Narang menyarankan agar kebijakan efisiensi anggaran perlu dikaji secara menyeluruh.
Hal ini untuk memastikan agar percepatan pembangunan di daerah tidak terhambat akibat keterbatasan anggaran. Pasalnya, APBD Kalteng yang selama beberapa tahun terakhir berada di kisaran lebih dari Rp10 triliun, kini hanya tersisa sekitar Rp 5,4 triliun.
“Jumlah penurunannya cukup signifikan sehingga berpotensi mempengaruhi pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah daerah, terutama di sektor infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat. Karena itu perlu dikaji secara matang agar program yang dilaksanakan sangat tepat sasaran,”ujar Asdy Sabtu (7/3).
Asdy menjelaskan bahwa karakteristik wilayah Kalteng yang didominasi bentang alam luas, akses antarwilayah yang masih terbatas, serta kebutuhan pembangunan di berbagai kabupaten menjadi faktor penting yang harus diperhitungkan dalam kebijakan penganggaran.