

PALANGKA RAYA, Kaltengekspres.com – Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan menyampaikan sebuah sekolah dasar di Palangka Raya mengajarkan siswanya belajar sambil berkebun. Program sederhana ini terbukti membuat anak lebih peduli pada lingkungan sekaligus belajar memahami proses tumbuhnya tanaman, Jumat (22/8).
Yudhi menilai kegiatan tersebut sebagai langkah inovatif yang layak ditiru sekolah lain. Menurut mereka, berkebun bisa menjadi sarana pembelajaran nyata sekaligus membangun karakter anak.
“Berkebun tidak hanya soal menanam, tapi juga mengajarkan kesabaran, tanggung jawab, dan cinta lingkungan,” kata Yudhi.
Ia menjelaskan, konsep belajar di luar kelas seperti ini mampu menyeimbangkan aspek akademis dengan keterampilan hidup. Anak tidak hanya menerima teori, tetapi juga mengalami langsung prosesnya.
Program ini juga dinilai relevan dengan isu global tentang lingkungan hidup. Membiasakan anak peduli sejak dini diyakini akan mencetak generasi yang lebih ramah alam.
Selain itu, hasil kebun sederhana di sekolah juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan belajar tambahan, baik untuk mata pelajaran sains maupun gizi.
“Mendorong agar sekolah-sekolah lain mulai mengembangkan program serupa sesuai kondisi lahan yang ada. Dukungan dari guru dan orang tua akan semakin memperkuat keberhasilan program ini,”ungkapnya
Menurut DPRD, langkah kecil seperti berkebun bisa berdampak besar dalam membentuk kebiasaan positif. “Anak-anak belajar bahwa merawat lingkungan adalah bagian dari kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Pemerintah daerah juga diingatkan untuk ikut mendukung dengan menyediakan fasilitas pendukung, seperti bibit dan peralatan sederhana.
“Kalau program ini dikembangkan secara berkelanjutan, bukan hanya sekolah yang merasakan manfaat, tetapi juga masyarakat luas,” pungkasnya. (gel)