



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalteng Sutoyo, menyebutkan, realisasi investasi di Kalimantan Tengah tahun 2024 mencapai Rp. 21 triliun. Realisasi investasi di Kalimantan Tengah pada triwulan keempat 2024 mencapai Rp. 4,98 triliun.
Jumlah tersebut terdiri dari Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri atau PMDN yang mencapai Rp. 3,48 triliun (69,88 persen) dan Penanaman Modal Asing atau PMA dengan capaian 1,50 triliun rupiah (30,12 persen).
Pada kuartal terakhir tersebut, sektor primer masih mendominasi realisasi investasi dengan capaian Rp. 3,85 triliun rupiah. Sub sektor Pertambangan menjadi favorit para penanam modal asing maupun domestik di Kalimantan Tengah.
Sub sektor Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Peternakan dan sub sektor Industri Makanan melengkapi tiga peringkat teratas sub sektor dengan realisasi investasi terbesar.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023, realisasi investasi mengalami kenaikan sebesar 30,54 persen.Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya di tahun 2024, realisasi investasi terkontraksi sebesar 33,82 persen. Kondisi tersebut disebabkan oleh adanya realisasi investasi yang signifikan di sub sektor industri makanan pada triwulan ketiga, yaitu sebesar Rp. 3,15 triliun.
“Realisasi investasi di Kalimantan Tengah relatif stabil, berkisar di antara 4 sampai dengan 5,5 triliun rupiah di setiap kuartalnya. Progresnya positif. Pada kuartal ketiga tahun 2024, ada peningkatan yang signifikan pada realisasi investasi di sub sektor Industri Makanan sebesar 3,15 triliun rupiah sehingga realisasi investasi pada kuartal ketiga mencapai 7,53 triliun rupiah,” jelas Sutoyo.(Ro)