Tragis, Penyelam Tradisional Tewas Tenggelam 

Petugas gabungan saat mengevakuasi jasad korban, Rabu (3/4). (Foto : istimewa)

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Nasib tragis menimpa seorang penyelam tradisional di Kabupaten Gunung Mas bernama Panju Panjung (25). Pemuda tersebut ditemukan tewas setelah dua jam dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas penyelaman terhadap kapal tongkang yang karam di Sungai Kahayan, Desa Teluk Nyatu, Kecamatan Kurun pada Rabu (3/4/2024) siang.

Kepala Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Mas Sudin membenarkan tewasnya korban saat melakukan penyelaman. Dimana sekitar pukul 10.00 WIB korban melakukan penyelaman menggunakan alat bantu kompresor.

“Korban menyelam dan setelah beberapa lama kemudian tidak naik ke permukaan,” kata Sudin.

Warga yang berada di lokasi sempat kebingungan lantaran sudah ditunggu sekian lama namun korban tak juga muncul ke permukaan. Setelah dua jam ditunggu, warga pun melaporkan kejadian tersebut.

“Kami dari BPBD dibantu kepolisian dan masyarakat setempat kemudian mencoba melakukan pencarian. Hasilnya tubuh korban ditemukan dan dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya. (ran)

Berita Terkait