Home / Pemprov Kalteng

Kamis, 25 April 2024 - 15:02 WIB

Momen Hari Otda, Wagub Ingatkan Daerah Berinovasi Tingkatkan PAD

Wagub Kalteng Edy Pratowo saat memimpin upacara memperingati Hari Otda, di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (25/4). (Foto : istimewa)

Wagub Kalteng Edy Pratowo saat memimpin upacara memperingati Hari Otda, di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (25/4). (Foto : istimewa)

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXVIII Tahun 2024, di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (25/4/2024).

Edy Pratowo saat membacakan sambutan arahan Menteri Dalam Negeri mengatakan, Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun 2024 mengusung tema “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat”.

“Tema ini dipilih untuk memperkokoh komitmen, tanggung jawab dan kesadaran seluruh jajaran Pemerintah Daerah akan amanah serta tugas untuk membangun keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di tingkat lokal serta mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Edy menjelaskan, otonomi daerah dirancang untuk mencapai dua tujuan utama termasuk di antaranya tujuan kesejahteraan dan tujuan demokrasi.

“Dari segi tujuan kesejahteraan, desentralisasi diarahkan untuk memberikan pelayanan publik bagi masyarakat secara efektif, efisien dan ekonomis melalui berbagai inovasi kebijakan pemerintahan yang menekankan kepada kekhasan daerah yang bersangkutan (endogenous development) serta pemanfaatan potensi sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan (sustainable),” bebernya.

Baca Juga :  Pemprov Komitmen Wujudkan Kalteng Bebas Asap

Sedangkan dari segi tujuan demokrasi, lanjut dia, kebijakan desentralisasi menjadi instrumen pendidikan politik di tingkat lokal yang mempercepat terwujudnya masyarakat madani atau civil society.

“Kebijakan desentralisasi juga diharapkan dapat memperbaiki tata hubungan pusat-daerah sehingga menjadi lebih proporsional, harmonis dan produktif dalam rangka penguatan persatuan dan kesatuan bangsa,”ucapnya.

Edy menerangkan, dalam konteks ekonomi hijau yang merupakan salah satu dari enam strategi transformasi ekonomi Indonesia untuk mencapai visi 2045, kebijakan desentralisasi memberikan ruang bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan pengelolaan sumber daya alam secara lebih efisien dan berkelanjutan.

“Dengan menggabungkan kebijakan otonomi daerah yang berfokus pada pembangunan ekonomi hijau, kita dapat menciptakan dampak positif bagi lingkungan, perekonomian secara keseluruhan,”papar Edy.

Share :

Baca Juga

Pemprov Kalteng

Sekda Kalteng Hadiri Haul Akbar Syekh Muhammad Qurthobi

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Akan Bangun PLTS di 123 Desa di Kalteng

Daerah

Di Forum Diskusi GAPKI, Gubernur Sentil Kewajiban Plasma PBS

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Korban Banjir

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Gelar Webinar Diklat Keuangan Daerah Sistem E-Learning

Pemprov Kalteng

Ketua TP-PKK Kalteng Ajak Masyarakat Cegah Stunting

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Teken Kerja Sama Pengampuan 10 Layanan Prioritas

Pemprov Kalteng

Kadis PUPR Kalteng Pantau Banjir di Jalan Bukit Rawi