Home / Pemprov Kalteng

Rabu, 2 November 2022 - 14:29 WIB

TPID Evaluasi Perkembangan Inflasi Kalteng

Staf Ahli Gubernur Yuas Elko memimpin rapat evaluasi TPID terhadap hasil rilis BPS terkait inflasi Kalteng Oktober 2022 di Aula Bajakah Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (2/11/2022). (Foto : IST).

Staf Ahli Gubernur Yuas Elko memimpin rapat evaluasi TPID terhadap hasil rilis BPS terkait inflasi Kalteng Oktober 2022 di Aula Bajakah Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (2/11/2022). (Foto : IST).

Rilis Oktober Inflasi Kalteng Turun 07,10 Persen

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko memimpin rapat evaluasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terhadap hasil rilis Badan Pusat Statistik (BPS) terkait inflasi Kalteng bulan Oktober 2022.  Rapat ini digelar di ruang Bajakah Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (2/11/2022).

Deputi Kepala Perwakilan BI Prov. Kalteng Magfur mengatakan, dalam paparannya bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) Kalteng Oktober 2022 tercatat deflasi sebesar 0,04% (mtm) dengan sumbangan Volatile Food (VF) -0,06%, Core Inflation (CI) 0,07% dan Administered Price (AP) -0,06%.

“Serangan hama tungro menyebabkan terjadinya kegagalan pada beberapa sentra produksi padi sehingga mendorong inflasi pada komoditas beras sebesar 0,02%, sementara banjir di daerah Barito Utara, Lamandau, Pulang Pisau, dan Kapuas mengakibatkan hambatan distribusi kacang panjang. Daging ayam meningkat akibat harga pakan yang meningkat,” jelasnya.

Magfur menjelaskan, memasuki akhir bulan Oktober, beberapa komoditas yang sempat stabil mengalami sedikit peningkatan, seperti bawang merah, beras, dan telur ayam.

“Hal ini diakibatkan oleh bencana banjir di beberapa kabupaten di Kalteng yang menghambat jalur distribusi serta menggenangkan beberapa area lahan persawahan. Disamping itu, beberapa komoditas ikan juga masih mengalami peningkatan akibat kondisi cuaca,” ungkapnya.

Baca Juga :  Penghargaan BKN Award Diharapkan Memotivasi ASN

Magfur menyatakan bahwa cabai rawit, cabai merah dan bawang putih terus menurun seiring dengan peningkatan stok dan masa panen di Jawa. Daging sapi dan daging ayam juga turut stabil dikarenakan upaya operasi pasar murah dan pasar penyeimbang.

“Berdasarkan data inflasi Kalimantan Tengah dari bulan Januari hingga Oktober, Bahan Bakar Rumah Tangga merupakan komoditas yang paling sering menjadi 10 besar penyumbang inflasi, dengan andil inflasi yang cukup besar yakni 0,07%. Hal ini juga disusul dengan komoditas beras yang memiliki komoditas dengan rata-rata andil terbesar, dan cukup sering menjadi penyumbang inflasi terbesar, yaitu sebanyak 7x dari 10 bulan terakhir,” imbuhnya.

Untuk itu, sambung Magfur, perlu adanya fokus quick wins pengendalian inflasi jangka pendek yang dilakukan oleh TPID Kalteng yaitu dengan menyelenggarakan operasi pasar dan pasar penyeimbang agar menjaga harga-harga komoditas yang sudah turun tidak naik lagi.

Baca Juga :  BPBPK Kalteng Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Banjir

“Sedangkan untuk jangka panjangnya, perlu didorong pergerakan struktural ke arah pasokan. Hal ini dapat diwujudkan melalui Kerjasama Antar Daerah (KAD) bersama daerah sentra penghasil komoditas pangan untuk menjamin ketersediaan pasokan. Selain itu juga dapat didorong pendirian sentra-sentra komoditas yang persisten menyumbang inflasi khususnya pada kelompok Volatile Food (pangan bergejolak),”ujarnya.

Sementara itu, perwakilan BPS Kalteng menyampaikan strategi dalam pengendalian inflasi bisa dilakukan dengan beberapa cara, yaitu menjaga ketersediaan stok dan keterjangkauan harga pangan terutama beras; menjaga keamanan stok dan keterjangkauan harga holtikultura yang cenderung naik menjelang akhir tahun akibat bencana alam; antisipasi kenaikan harga tiket pesawat menuju akhir tahun; dan memastikan harga bahan bakar rumah tangga (gas elpiji) tetap sesuai aturan.

Sebagai informasi, pada Oktober tahun 2022 ini Provinsi Kalteng mengalami penurunan inflasi dari 8,12% (yoy) periode September dan berada di urutan empat setelah Provinsi Sumatera Barat, NTT, dan Kalimantan Selatan, dengan nilai inflasi sebesar 7,10% (yoy). (as/hm)

Share :

Baca Juga

Pemprov Kalteng

5000 Peserta Meriahkan Jambore UMKM Kalteng

Pemprov Kalteng

176 ASN Pemprov Kalteng Ikuti Pelatihan PKA

Pemprov Kalteng

Wagub Jelaskan Penyebab Dicabutnya Perda Pengelolaan Asrama Kalteng

Pemprov Kalteng

Gubernur Lantik 25 Pengurus TP-PKK Kalteng

Pemprov Kalteng

Ribuan Warga Hadiri Malam Keakraban Gubernur Kalteng

Pemprov Kalteng

Gubernur Buka Secara Resmi Rakordal 2019

Pemprov Kalteng

Diskop UMKM Kalteng Bantu Pasarkan Masker Kain Buatan Masyarakat

Pemprov Kalteng

Tim Satgas Pangan Kalteng Pantau Harga Sembako