Home / Pemprov Kalteng

Senin, 17 Oktober 2022 - 15:02 WIB

Pemprov Kalteng Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir

Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo saat memimpin rakor di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Senin (17/10/2022). (Foti : Asro).

Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo saat memimpin rakor di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Senin (17/10/2022). (Foti : Asro).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menetapkan status tanggap darurat bencana banjir selama 21 hari ke depan, terhitung sejak 17 Oktober 2022. Penetapan ini ke depan akan dievaluasi sesuai dengan kondisi lapangan

Hal ini diungkapkan  Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng H. Edy Pratowo saat memimpin rapat koordinasi (rakor) bencana alam dan inflasi tahun 2022, di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, yang diikuti oleh bupati/wali kota se-Kalteng serta Perangkat Daerah terkait lainnya secara daring, Senin (17/10/2022).

Saat membacakan sambutan Gubernur, Wagub mengatakan, bahwa saat ini ada sembilan kabupaten/kota di Kalteng yang terkena musibah banjir, diantaranya Kabupaten Lamandau, Sukamara, Kotawaringin Barat, Seruyan, Kotawaringin Timur, Katingan, Palangka Raya, Pulang Pisau, dan Barito Utara.

Baca Juga :  Gubernur Kembali Perintahkan Bandar Narkoba Tembak Ditempat

“Total wilayah yang terdampak 35 kecamatan, 184 desa/kelurahan, 16.424 kepala keluarga, 47.136 jiwa, dan pengungsi 61 kepala keluarga, dan 235 jiwa,” ujarnya.

Banjir pada Oktober ini lanjut dia, merupakan banjir yang ketiga kalinya dalam tahun 2022 ini, dimana sebelumnya juga terjadi musibah banjir pada Agustus dan September yang lalu.

Baca Juga :  Gawat! Dinas Kesehatan Kalteng Kekurangan Masker N95

“Kabupaten yang sudah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir sebanyak enam kabupaten yaitu Lamandau, Sukamara, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Katingan. Sedangkan Seruyan dalam proses penetapan perpanjangan status tanggap darurat,” ucapnya.

Wagub menyebut, Pemprov. Kalteng terus memantau penanganan banjir yang dilakukan oleh kabupaten/kota, dan telah menyalurkan berbagai bantuan ke kabupaten/kota terdampak banjir.

“Bencana banjir memberikan dampak pada lebih 50% kabupaten/kota di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dan telah berulang terjadi, sehingga perlu dukungan maksimal dalam penanganannya,”beber Edy Pratowo. (as/hm)

Share :

Baca Juga

Pemprov Kalteng

Presiden RI Bakal Kunjungi Kalteng

Pemprov Kalteng

Kualitas SDM Pengelola Keuangan Perlu Ditingkatkan

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Dukung Zona Integritas Menuju WBK

Pemprov Kalteng

Gubernur Kalteng Minta Pemulihan Perekonomian Harus Berjalan

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Komitmen Selesaikan Kerugian Negara

Pemprov Kalteng

Pemprov Harapkan Jalur Penerbangan Ditambah

Pemprov Kalteng

Perlu Kolaborasi Tingkatkan Bidang Kesehatan

Pemprov Kalteng

Kalteng Quality Expo 2019 Resmi Dibuka