RDP dengan Diskes,Komisi III DPRD Barsel Minta Vaksinasi Digenjot

Buntok,Kaltengekspres.com – Guna mengetahui Perkembangan dan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Komisi III DPRD Barsel melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), Di Ruang Rapat Gabung DPRD Barsel, Jum’at (4/2/2022).

RDP itu dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Barsel H Zainal Khairuddin, dan Sekretaris Komisi Jarliansah dan dihadiri Anggota Komisi III DPRD Barsel lainya, kepala Dinkes Barsel dan jajaran.

Komisi III DPRD Barsel H Zainal Khairuddin usai kegiatan mengatakan dalam RDP tersebut banyak hal penting yang telah dipertanyakan maupun permintaan kepada pihak Dinkes, diantaranya capaian vaksinasi, kegiatan fisik di tahun 2022 bisa dipercepat, penyebaran tenaga kesehatan serta terkait penangangan Demam Berdarah (DBD).

“Kami mengapresiasi keberhasilan vaksinasi di Barsel karena telah sesuai target dan diharapkan dapat lebih ditingkatkan lagi,” kata H Zainal.

Dalam kegiatan tersebut, Politisi PPP Barsel itu juga berharap kepada dinas Kesehatan agar kegiatan fisik yang ada di Dinkes Barsel dapat dilelang dan dikerjakan lebih awal, mengingat ada beberapa daerah di Barsel setiap tahun menjadi langganan banjir.

“Bila dikerjakan di akhir tahun rentan musim hujan dan banjir, sehingga berdampak pada pekerjaan fisik yang tidak selesai atau terjadi keterlambatan sesuai waktu yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Masih dikatakan H Zainal, pada kegiatan RDP tersebut pula pihaknya menyampaikan keluhan beberapa masyarakat desa terkait tenaga Kesehatan yang tidak ada. Padahal pihaknya telah meminta agar pemerintah daerah untuk menyediakan minimal 2 tenaga kesehatan atau 1 bidan dan 1 perawat.

“Namun karena keterbatasan dana sesuai jawaban dari Dinkes, maka kami memaklumi dan meminta untuk tahun tahun berikutnya permasalahan ini tidak terjadi lagi,” harapnya.

Tidak kalah pentingnya, tambah H Zainal terkait penanganan penyakit DBD dipertanyakan oleh pihaknya.

“Alhamdulillah Dinkes telah membuat posko – posko dan lainnya untuk penanggulangan DBD, karena pasca banjir DBD mulai bermunculan,” tutupnya. (rif).

Berita Terkait