Home / Pemkab Kapuas

Kamis, 20 Januari 2022 - 20:55 WIB

Mantap! Dinkes Kapuas Laksanakan PISPK

Kuala Kapuas,Kaltengekspres.com –Program Indonesia sehat pendekatan keluarga (PISPK) yang dilaksanakan pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Kesehatan setempat bukan saja tanggung jawab satu dinas atau pun instansi melainkan perlu kerja sama stake holder.

Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Drs Septedy M.Si. seusai kegiatan Pertemuan Koordinasi Teknis PISPK Terintegrasi Lintas Sektor Kabupaten dan Puskesmas tingkat Kabupaten Kapuas Tahun 2022 di aula Bappeda Kapuas Rabu (19/1/2022)

Ia menjelaskan, jika hanya bertumpu pada satu dinas saja,tentu program ini,tidak akan berjalan dengan baik maka itu perlu kerja sama seluruh stake holer yang terlibat dalam program ini.

“Pemetaan sangat penting terhadap indikator yang menjadi tanggung jawab setiap Stake holder misalnya Dinas Kesehatan ada 12 indikator yang harus dicapai serta menjadi fokus untuk pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM).Kemudian indikator yang menjadi bagian dari Dinas instansi yang lain baik itu Dinas PU untuk ketersediaan air bersih dan sanitasi yang terkelola dengan baik terutama jamban sehat,” terang Septedy yang juga menjabat sebagai Sekda Kapuas ini.

Baca Juga :  Ben Brahim Lantik Pejabat Admistrator dan Pengawas

Menurutnya jika sudah dipetakan apa yang menjadi tangung jawab stake holder tinggal semua pihak terkait keroyokan saja yang tentunya membuat pekerjaan lebih mudah dan efisensi waktu pun lebih cepat.

“Maka itu ada 12 indikator yang harus di lakukan Dinas Kesehatan diantaranya program gizi,kesehatan ibu dan anak mencakup keluarga mengikuti KB dengan target 65 persen,ibu melahirkan di fasilitas kesehatan 100 persen,” ujar tokoh yang akrab dengan para wartawan ini sembari menambahkan bahwa untuk bayi mendapat imunisasi lengkap mencapai 100 persen belum lagi indikator lainnya dengan target yang sudah ditetapkan.

Baca Juga :  Pemkab Kapuas Liburkan Sekolah Selama Dua Pekan

Lanjut Septedy program ini ada sedikit kemiripan dengan program stunting tetapi tidak mungkin kita selesaikan secara parsial.Karena tidak mungkin bisa tercapai.Karena mendukung program Standar Pelayanan Minimal Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas,”imbuhnya.

“Kami berharap dengan rapat PISPK yang melibatkan seluruh stake holder semua kompak dengan satu bahasa untuk menuntaskan program ini,” terangnya

Masih Septedy, hal tersebut akan berdampak pada kesehatan masyarakat dengan angka kematian ibu melahirkan dan kematian bayi berkurang bahkan angka stunting bisa di tekan penurunannya.

“Kita berharap dengan bekerja secara ikhlas,tulus dan berdedikasi tinggi tentu standar mutu kesehatan di Kabupaten Kapuas akan meningkat melalui pendekatan secara keluarga,” tutupnya.(yan/rif).

Share :

Baca Juga

Pemkab Kapuas

38 Kafilah Kapuas Dipersiapkan Mengikuti MTQ tingkat Kalteng

Pemkab Kapuas

Pasien Covid-19 Dirawat di RSUD Kapuas Berkurang

Pemkab Kapuas

Disdukcapil Kapuas Siapkan Data Pemilih 2024

Pemkab Kapuas

Meski Divaksin, Warga Diimbau Tetap Taat Prokes

Pemkab Kapuas

Gagas Terbentuknya Asosiasi Depo Air Minum

Pemkab Kapuas

Bupati Kapuas Pimpin Rakor Evaluasi KLA Tahun 2022

Pemkab Kapuas

Diskominfo Kapuas Terapkan Pindai QR Code PeduliLindungi

Pemkab Kapuas

MUI dan Pemkab Kapuas Ajak Masyarakat Ibadah Ramadan di Rumah