



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalteng Lies Fahimah saat membacakan sambutan tertulis Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng H. Nuryakin ketika membuka peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke 62 di Poltekkes Palangka Raya mengatakan, arah pembangunan kesehatan dititik beratkan pada upaya promotif preventif, karena dapat memberikan dampak yang lebih luas dan lebih efisien dari sisi ekonomi.
Menurutnya, perbaikan gizi masyarakat yang difokuskan pada 1000 hari pertama kehidupan dan usia remaja menjadi komponen utama pembangunan kesehatan yang berkelanjutan sebagai investasi dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing. Permasalahan kesehatan dan gizi remaja akan mempengaruhi kualitas hidup pada usia produktif dan usia selanjutnya.
“Saat ini Indonesia masih dihadapkan pada beban ganda masalah gizi yaitu masih tingginya prevalensi stunting, wasting dan obesitas serta kekurangan zat gizi mikro. Permasalahan tersebut dapat dipengaruhi oleh kebiasaan asupan gizi yang optimal, infeksi berulang, pelayanan kesehatan yang tidak memadai dan kurangnya aktifitas fisik. Upaya pencegahan masalah gizi ganda dilakukan melalui berbagai upaya baik intervensi spesifik dan sensitive terutama pada 1000 HPK,”kata Lies Fahimah.
Peringatan HGN Tahun 2022 ini lanjut dia, merupakan momentum penting dalam menggalang kepedulian dan meningkatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bersama membangun gizi menuju bangsa sehat berprestasi dengan mengangkat Tema “Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas” dan Slogan : Gizi Seimbang Keluarga Sehat, Negara Kuat.
“Besar harapan saya kedepan ahli gizi di Kalteng dengan lintas sektor, profesi dan semua mitra pembangunan lainnya dapat bersama-sama untuk membangun gizi masyarakat menuju masyarakat Kalteng yang sehat berprestasi,”ujar Lies.
Diharapkan tambah dia, moment HGN ke-62 Tahun 2022 ini dimanfaatkan bersama-sama untuk mencegah stunting dan obesitas di Kalteng.