Dislutkan dan Komisi II DPRD Kalteng Kunjungi BBII Banjar

Rombongan saat meninjau budidaya ikan di BBII Banjar, Kamis (27/1).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com– Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalteng yang diwakili oleh Kepala Seksi (Kasi) Standarisasi Usaha Lesep mendampingi Anggota Komisi II Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam DPRD Provinsi Kalteng, menggelar kunjungan kerja ke Balai Budidaya Ikan Induk (BBII) Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan (Kalsel),  Kamis (27/1/2022) kemarin.

Kunjungan kerja ke BBII Kabupaten Banjar ini dalam rangka kaji banding. Kedatangan Anggota Komisi II beserta rombongan diterima di ruang Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Kelautan Perikanan (DKPKP) Kabupaten Banjar.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalteng Lohing Simon mengatakan, maksud dan tujuan dari kunjungan ini untuk berkoordinasi dan kaji banding terkait unit usaha Balai Benih Ikan (BBI) yang nantinya akan memacu pembangunan sektor perikanan di Provinsi Kalteng.

“Karena perikanan di Kabupaten Banjar dianggap lebih maju dalam keterampilan dan aplikasi di lapangan, terbukti bahwa usaha budidaya ikan di Kabupaten Banjar pada khususnya lebih berkembang dari usaha budidaya ikan di Provinsi Kalimantan Tengah,” ungkap Lohing Simon.

Dalam kunjungan ini, perwakilan Komisi II DPRD dan perwakilan Dislutkan Prov. Kalteng didampingi Sekretaris DKPKP Kabupaten Banjar Rulliadi dan Kepala Bidang (Kabid) Budidaya Sipliansyah mengunjungi Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) BBII Karang Intan DKPKP Kabupaten Banjar, pelaku usaha budidaya Ikan Betok dan perwakilan dari BPBAT Mandiangin.

Sementara itu, Kepala Dislutkan Prov.Kalteng H. Darliansjah mengatakan, adanya kaji banding dengan Balai Budidaya Ikan Induk (BBII) dan unit usaha budidaya ikan di Kabupaten Banjar ini diharapkan bisa diimplementasikan pada unit usaha budidaya.

Sehingga bisa menjadi tolak ukur kemajuan sektor perikanan. Karena itu diperlukan dukungan dari Komisi II DPRD kepada Pemprov Kalteng melalui Dislutkan untuk kemajuan sektor perikanan Kalteng. (as/hm)

Berita Terkait