



Kuala Kapuas,KaltengEkspres.com –Kisah tragis ayah dan anak yang tertimpa pohon sengon tumbang yang berada di samping stadion Panunjung Tarung Kuala Kapuas yang terjadi Minggu malam (4/4/2021) masih jadi pembicaraan hangat warga kota air Kuala Kapuas.
Pasca kejadian itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kapuas pun bergerak cepat menebangi sebanyak 22 batang pohon sengon yang dianggap riskan dan bisa tumbang karena sudah tua dan posisinya condong.
Dua korban Yepertengas dan Erwan yang tertimpa pohon itupun sudah dibawa ke rumah sakit di Banjarmasin untuk dilakukan operasi dan perawatan dengan biaya sepenuhnya dari Pemerintah Kabupaten Kapuas.
Lurah Selat Barat Masruni SH menanggapi atas musibah yang kebetulan menimpa salahsatu pegawai staf di kantor kelurahan selat Barat atas nama Erwan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Pemda telah bertanggung jawab atas pembiayaan dan perawatan terhadap warga saya yang tertimpa pohon,”
“Kami dari pihak kelurahan juga berupaya untuk penggalangan dana untuk korban tersebut, mudah mudahan dalam waktu dekat bisa kami serahkan langsung kepada keluarga korban,” Tutur Masruni.
Disisi lain Masruni juga berharap agar Dinas Lingkungan Hidup tidak hanya terfokus pada pohon-pohon yang ada di hutan kota yang sudah memakan korban, akan tetapi juga memperhatikan pohon yang ada di pinggir jalan.
“Masih banyak pohon di jalan jalan yang bisa tumbang dan berbahaya bagi warga terutama yang ada di kecamatan Selat.” Tandas Masruni.(yan/rif).