



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng) I, yang meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas (Gumas), Kuwu Senilawati mengatakan, pada saat pihaknya menggelar reses perorangan beberapa waktu lalu, kasus stunting masih banyak ditemukan di Kabupaten Gumas.
“Kasus stunting di Kalteng, harus mendapat perhatian. Mengingat masih banyak kasus stunting yang terjadi khususnya di wilayah pelosok. Salah satunya seperti di Desa Tumbang Langgah yang berada di posisi pertama kasus stunting tertinggi di Kabupaten Gumas,” kata Kuwu Senilawati, Senin (26/4/2021).
Untuk itu, pihaknya mendorong pemerintah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), untuk menggencarkan sosialisasi dan penanganan kasus stunting di wilayah pelosok. Mengingat hal tersebut bertujuan untuk mensukseskan program Indonesia Bebas Stunting, yang ditetapkan pemerintah pusat Republik Indonesia (RI) sejak tahun 2018 dan mulai disosialisasikan tahun 2019.
“Ini kan demi menciptakan generasi yang sehat dan kuat. Pemerintah dalam hal ini tentu harus segera mengambil langkah, agar permasalahan stunting di daerah cepat teratasi,” tukasnya. (Ra)