



Buntok,KaltengEkspres.com – Sebentar lagi bulan suci Ramadan 1441 H akan menyapa seluruh umat muslim di dunia. Tak terkecuali di Barito Selatan (Barsel). Untuk itu anggota DPRD setempat Ideham berharap, PLN tidak melakukan pemadaman listrik selama bulan puasa, karena aktivitas masyarakat akan mengalami peningkatan.
“Jangan sampai ada pemadaman listrik, terutama pada malam hari hingga lepas waktu subuh,” kata Ideham kepada Awak media kemarin (25/3/2021).
Menurutnya, jika pemadaman listrik dilakukan pada jam-jam tersebut, maka akan mengganggu ibadah umat muslim. “Saya khawatir, jangan sampai terjadi kebakaran akibat pemadaman listrik. Entah itu akibat korsleting listrik maupun penggunaan alat penerang, seperti lilin. PLN sebaiknya bisa memastikan soal kebutuhan listrik ini,” katanya.
Masih dikatakan politisi PAN Barsel itu menuturkan, meski masyarakat pada umumnya mengkhawatirkan kenaikan harga bahan pokok jelang Ramadan hingga Lebaran, namun listrik juga menjadi faktor penting. “Jangan sampai kenaikan harga bahan pokok yang menyulitkan warga, begitu juga dengan pemadaman listrik,” bebernya.
Selain itu, warga juga diimbau berhati-hati dalam penggunaan alat-alat elektronik rumah tangga. “Jangan lupa mematikan kompor setelah digunakan, selalu memastikan kompor dan gas dalam posisi dan kondisi aman,” ucapnya.
Lanjut dia, keamanan selama Ramadan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. “Warga juga harus bersama-sama mewujudkan agar dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk dan lancar, hingga dapat menyambut hari kemenangan, Idulfitri, dengan sukacita,” pungkasnya.(rif).