Melonjaknya Harga Cabai Dinilai Akibat Minimnya Pasokan

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Rawang

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Rawang mengatakan, melonjaknya harga cabai akhir-akhir ini dinilai diakibatkan oleh pasokan cabai yang disuplai dari Pulau Jawa dan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami penurunan.

Bahkan, kebutuhan akan konsumsi cabai di Kota Palangka Raya yang meningkat pada kondisi ketersediaan di pasaran yang terbatas, juga menjadi penyebab naiknya harga cabai tersebut.

“Hal itu merupakan salah satu hukum dagang, apabila permintaan banyak dan ketersediaan stok sedikit maka menyebabkan harga komoditas tersebut naik. Oleh karena itulah harga kebutuhan cabai di wilayah Kota Palangkaraya mengalami kenaikan,” katanya, Kamis (25/2/2021).

Lebih lanjut dijelaskan, dalam upaya menstabilkan harga cabai, pihaknya hanya bisa melakukan pemantauan harga dan ketersedian barang saja. Sedangkan untuk melakukan operasi pasar cabai kondisinya tidak memungkinkan.

“Ya kami harapkan melonjaknya harga cabai ini tidak berlangsung lama. Karena di masa Pandemi Covid-19 seperti ini justru kenaikan harga tersebut juga sangat memberatkan masyarakat, khususnya para pedagang,” pungkasnya. (Ra)

Berita Terkait