Home / Metro Palangka Raya

Selasa, 9 Juni 2020 - 15:59 WIB

Berkas P21, Pelaku Penggelapan UKT Mahasiswa UPR Ditangkap Polda Kalteng

Tersangka saat diamankan anggota Ditreskrimum Polda Kalteng Senin (8/6).

Tersangka saat diamankan anggota Ditreskrimum Polda Kalteng Senin (8/6).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Tengah telah menangkap seorang perempuan berinisial (ADM), Senin (8/6/2020) kemarin.

Ia ditangkap karena tersandung kasus tindak pidana penggelapan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Universitas Palangka Raya (UPR) yang dilakukan sejak tahun 2016 hingga 2019 lalu. Penangkapan terhadap pelaku ini karena berkas penyidiknya telah lengkap dan memenuhi syarat (P21).

Dirreskrimum Polda Kalteng Kombes Pol Budi Hariyanto melalui Kasubdit I Kamneg Kompol R. Andri Samudra Yudhapatie menjelaskan, modus yang digunakan tenaga honorer di Fakultas Hukum UPR ini dengan cara memberikan tawaran kepada beberapa mahasiswa untuk membantu penyelesaian administrasi pembayaran UKT.

Pelaku menawarkan kepada mahasiswa menitipkan uang pembayaran tersebut kepada dirinya supaya mudah dalam membayar. Saat itu ada beberapa mahasiswa yang percaya kepada pelaku karena beralasan supaya tidak ribet membayar ke kantor.

Baca Juga :  BRN Kalteng Gagalkan Penggelapan 50 Mobil Rental

Perbuatan pelaku mulai terbongkar, ketika salah satu mahasiswa berinisial SP yang sebelumnya menitipkan uang pembayaran tersebut mengajukan judul skripsi. Saat itu ia kaget sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2019, dinyatakan tidak pernah membayar UKT. Sedangkan menurut keterangan SP yang bersangkutan menitipkan pembayaran UKT tersebut dengan pelaku.

“Jadi ada sekitar 10 mahasiswa yang menitipkan uang pembayaran UKT dan uang tersebut tidak disetorkan ke rekening pihak Universitas tersebut,”ujarnya.

Atas kejadian tersebut total kerugian para korban kurang lebih mencapai Rp. 95 juta dan ada 21 dokumen yang disita dan dijadikan barang bukti oleh penyidik.

” Akhirnya setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan kemudian berkas lengkap (P21) maka yang bersangkutan kita tangkap. Selama beberapa hari lagi akan kita limpahkan ke kejaksaan,” paparnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan, bahwa penangkapan kepada tersangka karena berkas perkara sudah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum dan sebelumnya pelaku melakukan gugatan perdata kepada para mahasiswa sampai menunggu hasil perdatanya.

Baca Juga :  Penanganan Karhutla Kalteng Dievaluasi¬†

“Saat ini berkas perkara pelaku dinyatakan lengkap dan ditahan di Polda Kalteng dan mungkin beberapa hari nanti akan dilimpahkan ke pihak Kejaksaan,”Jelas Kabid Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan, Selasa (9/6/2020) Siang.

Terhadap pelaku kita kenakan Pasal 372 KUHP Hukum Pidana tentang penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Dalam kesempatan ini Kabid Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan mengimbau kepada seluruh orang dari para mahasiswa jangan menitipkan uang kepada orang lain, karena menyangkut uang itu sangat rawan.

“Saya berharap kepada pihak Rektorat harus ada pengawasan internal, Karena perlakuan seperti itu bisa mencoreng nama universitas,”tandasnya. (am)

Share :

Baca Juga

DPRD Kota

Dewan Minta Pemko Perhatikan TSAK

Metro Palangka Raya

Bejat, Kakek Cabuli Bocah SD Berusia 6 Tahun

DPRD Kota

Pemerintah Diminta Tingkatkan Sosialisasi Rapid Test

Metro Palangka Raya

Dua Pemuda Diciduk Polisi Kantongi 20 Butir Pil Zenith

Metro Palangka Raya

Sebelas Orang Terjaring Razia Rutin Ditsabhara Polda Kalteng

Metro Palangka Raya

Tragis, Wanita Pengidap Epilepsi Tewas Tenggelam Saat Mandi di Sungai

Metro Palangka Raya

Sepeda Motor Mahasiswa Terparkir Raib Digondol Maling

Metro Palangka Raya

PBTI Kalteng Gelar Diklat Wasit Kyourugi Daerah 
error: Content is protected !!