



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) saat ini tengah dilanda hujan lebat yang mengakibatkan sejumlah daerah terendam banjir. Kondisi tersebut kerap dimanfaatkan sejumlah masyarakat yang untuk menambah penghasilan dengan memberikan pelayanan jasa penyeberangan menggunakan kapal feri.
Namun, menurut wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) V meliputi Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas, H Achmad Amur, pihaknya kerap menemukan pemilik kapal feri yang tidak melengkapi armadanya dengan alat keselamatan diri, seperti baju pelampung. Hal tersebut dinilai sangat fatal, pasalnya banjir di Kalteng kerap disertai arus yang cukup deras.
“Kami kerap melihat di sejumlah daerah, para pemilik kapal feri ini tidak melengkapi alat keselamatan diri di kapalnya itu. Padahal kan itu dapat menghindari adanya korban jika terjadi kecelakaan air,” kata H Achmad Amur kepada awak media, Selasa (19/5/20)
Untuk itu, dirinya meminta kepada instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan agar dapat mengawasi sejumlah pengelola penyeberangan kapal feri tersebut. Bahkan, pihaknya menyarankan agar para pengelola penyeberangan kapal feri yang dengan sengaja tidak melengkapi alat keselamatan diri, dapat ditindak secara tegas oleh Dinas Perhubungan.
“Kami berharap, instansi terkait dapat tegas menindak para pengelola kapal feri yang dengan sengaja tidak melengkapi alat keselamatan diri. Karena para pengelola penyeberangan kapal feri ini, jangan hanya memikirkan keuntungan pribadi saja, namun juga harus mementingkan keselamatan para penumpangnya,” ucapnya. (Ra)