Home / Gunung Mas / Metro Palangka Raya

Rabu, 27 Mei 2020 - 17:19 WIB

Pedagang Ikan Mendadak Tewas di Gunung Mas

Petugas Gugus Tugas saat mengevakuasi jasad korban Rabu (27/5).

Petugas Gugus Tugas saat mengevakuasi jasad korban Rabu (27/5).

KUALA KURUN, KaltengEkspres.com – Seorang pria bernama Rusmadiansyah (40) warga Jalan Pantai Cemara Labat ll Pahandut Seberang Kota Palangka Raya tergeletak tewas, di Pasar Lama Jalan Sangkurun Kelurahan Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas, Rabu (27/5/2020) pagi.

Belum diketahui pasti penyebab meninggalnya pedagang ikan ini. Namun dari keterangan sejumlah saksi sebelum meninggal dunia, korban sempat mengeluhkan sakit perut.

Peristiwa ini membuat heboh warga setempat dan pedagang pasar. Sehingga langsung dilaporkan ke pihak Satgas Aman Nusa ll Polres Gunung Mas. Mendapat laporan pihaknya langsung menuju lokasi kejadian dan mengevakuasi korban sesuai dengan protokol penanganan Covid-19.

Baca Juga :  Gelapkan Uang Setoran, Sales PT Indo Marco Dipolisikan

Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman yang memimpin langsung evakuasi jenazah korban mengatakan, mendapat laporan pihaknya langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi jasad korban dengan protokol kesehatan dalam penanganan Covid-19.

“Dari keterangan teman korban, sebelum meninggal dunia, korban sempat mengeluh sakit perut. Setelah itu teman korban ini meninggalkannya untuk melakukan bongkar muat. Setelah beberapa melihat korban tak kunjung datang menyusul temannya ini langsung mencari korban dan menemukan korban tergeletak didepan kamar mandi di komplek pasar,”ungkap Kapolres kepada awak media Kalteng Ekspres.com Rabu (27/5).

Selanjutnya korban dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan sampai pukul 11.00 WIB. Setelah itu jenazah langsung dimakamkan ke TPU Muslim Trans Tampang Tumbang Anjir Kuala Kurun oleh Tim Satgas Gugus Tugas Covid-19 sesuai dengan prosedur dan protokol penanganan Covid-19.

Baca Juga :  Temuan Mayat Gegerkan Warga

Ketika akan dilakukan pemakaman pihak keluarga korban sempat berdebat dan menolak untuk dimakamkan dan meminta jenazah dibawa ke Kota Palangka Raya.

“Sudah kita jelaskan bahwa pemakaman sesuai dengan prosedur Covid-19 terkait dengan aturan oleh pihak tim gugus tugas agar keluarganya mengerti. Setelah diberi penjelasan akhirnya pihak korban mengerti dan menerima bahwa jenazah dimakamkan di Kabupaten Gunung Mas,”tandas Kapolres. (am)

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

GEGER!! Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Sungai Kahayan

Metro Palangka Raya

Tim Macan Kalteng Bekuk Pelaku Curanmor 

Metro Palangka Raya

Dua Remaja Pembuat Video Viral Minta Maaf 

DPRD Kota

Ketua DPRD Kota Prihatin Penangkapan Empat Anggota DPRD Kalteng

DPRD Kota

KUA-PPAS APBD Perubahan 2021 Dibahas

DPRD Kota

Beta Syailendra Nahkodai Komisi C DPRD Kota

Metro Palangka Raya

Cegah Covid-19, Puluhan Narapidana Mendapatkan Asimilasi

Metro Palangka Raya

Parah! Dua Orang PSK Terciduk Asyik Pesta Lem Fox