Kesal, Karyawan Pabrik Tahu Tusuk Majikannya

Anggota Polsek Pahandut saat berada di lokasi kejadian melakukan penyelidikan Minggu (19/4).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Hanya karena terkena siraman air panas secara tidak sengaja saat sedang bekerja, seorang karyawan di Palangka Raya bernama Junai (26) nekat menusuk majikannya sendiri bernama Dimas secara membabi buta.  Peristiwa penusukan ini terjadi kediaman pelaku di Jalan Tanggaring l, Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya, Minggu (19/4/2020) sore.

Akibat luka tusuk menggunakan pisau jenis badik dari bahan obeng ini,  korban harus dilarikan ke Rumah Sakit RSUD Doris Sylvanus guna mendapat perawatan medis.

Informasi yang dihimpun KaltengEkspres.com di lapangan menyebutkan, kejadian berawal saat korban Dimas mendatangi rumah pelaku dengan niat untuk meminta maaf karena tidak sengaja tersiram air panas ketika pelaku sedang bekerja di pabrik tahu.

Saat itu, korban bersama Ketua RT setempat dan Bhabinkamtibmas serta keluarganya melakukan mediasi, namun malah membuat pelaku semakin marah.

“Mereka datang ke rumah untuk meminta maaf kepada anak saya itu,” kata Siti orang tua pelaku kepada awak media, Minggu (19/4).

Pelaku yang sebelumnya tampak santai saat korban datang, tiba-tiba langsung mengambil senjata tajam jenis parang dan menyerang korban namun parang tersebut tidak sempat digunakan. Namujn saat itu pelaku mengambil badik dan menusuk tubuh korban.

Setelah melakukan penusukan pelaku terlihat santai melihat korban tersungkur dengan luka tusuk dibagian perut sebelah kanan. Seketika warga yang melihat langsung melarikan korban ke IGD RSUD Doris Sylvanus untuk mendapatkan perawatan.

“Kalau pengakuan dari anak saya karena kesal sama bos nya katanya sengaja menyiram air panas,”jelas Siti.

Seusai kejadian, langsung dilaporkan ke pihak kepolisian dan petugas pun bergegas menuju lokasi kejadian kemudian mengamankan pelaku beserta barang bukti untuk dibawa ke Polsek Pahandut guna dilakukan pemeriksaan. (am)

Berita Terkait
<