Home / Potret Desa / Seruyan

Kamis, 23 April 2020 - 15:00 WIB

Gerak Cepat Pj Kades Pematang Limau Seruyan

Pj Kepala Desa Pematang Limau  Kabupaten Seruyan, Muhamad Ridwan saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (23/4/2020). Foto : ro.

Pj Kepala Desa Pematang Limau Kabupaten Seruyan, Muhamad Ridwan saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (23/4/2020). Foto : ro.

KUALA PEMBUANG, KaltengEkspress.com – Berdasarkan Instruksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan, Pejabat (Pj) Kepala Desa Pematang Limau Muhamad Ridwan mengatakan, bahwa untuk Alokasi Dana Desa (ADD) sesuai dengan aturan pemerintah bahwa untuk dana desa tersebut akan dipotong sebanyak 30% persen yang disalurkan melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Ridwan menjelaskan, bahwa untuk pendataan warga yang terdampak Covid-19 sudah dilakukan selama 4 hari berturut-turut baik di Pematang Limau maupun di UPT Tanggul Harapan. Sesuai dengan arahan dari kementrian bahwa 30% persen dari Dana Desa yang disediakan.

Baca Juga :  Desa Wana Tirta Jadi Pusat TMMD Kodim 1015 Sampit

“Dengan adanya peraturan ini maka ada beberapa pembangunan yang memang sudah direncanakan kita tunda untuk direncanakan di tahun depan, kemudian di tahun ini ada 4 rencana pembangunan yang kita hilangkan,” ungkap Pj Kades Pematang Limau Muhamad Ridwan, Kamis (23/04/2020).

Ia juga menambahkan, untuk saat ini sesuai anjuran pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan bahwa untuk memprioritaskan dalam masalah penanganan terhadap penyebaran Covid-19 maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang sudah disiapkan. Kemudian, ada beberapa bangunan yang memang sudah kita laksanakan yaitu adalah Embung Padi yang masih dalam tahap pembangunan hampir 80% persen Kemudian yang lainnya masih dalam perencanaan.

Baca Juga :  Produksi Ikan Bandeng Seruyan Melimpah, Capai 850 Ton Pertahun

“Kepada seluruh masyarakat agar untuk tidak mudik atau pulang kampung halaman pada saat menghadapi Idul Fitri dikarenakan kita tengah dihadapkan dengan wabah Covid-19 ini, dan sudah kita ketahui bersama Kabupaten Seruyan bukan lagi Zona Kuning melainkan Zona Merah,” ujarnya. (ro)

Share :

Baca Juga

Seruyan

Cabuli Bocah Laki-laki, Mantan Guru Diancam 15 Tahun Penjara

Seruyan

Seruyan Raih Predikat Kepatuhan Ombudsman 2018

Seruyan

Tunggu Putusan Gugus Tugas, Kemenag Masih Tutup Rumah Ibadah di Seruyan

Seruyan

Cek Pemberlakuan Absensi Iris Mata, Bupati Seruyan Sidak Kantor SOPD

Seruyan

Dewan Sarankan Pemkab Seruyan Telaah Usulan Masyarakat

Seruyan

Kinerja Tak Maksimal, Pemkab Ancam Putus Kontrak Tenaga Honor

Seruyan

Tak Miliki KTP, Warga Kecamatan Seruyan Hilir Mengadu ke Bupati

Seruyan

Sadis, Buruh Sawit Tewas Dikampak di Kepala