Home / Hukum Kriminal / Kobar

Selasa, 10 Maret 2020 - 14:55 WIB

Karena Mabuk dan Tersinggung Motif Adik Sepupu Bunuh Kakak

REKA ULANG - Kurang 1 x 24 jam polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan di mess bangunan PT. Korintiga Hutanu di Desa Nanga Mua, Kecamatan Aruta, Kabupaten Kobar, Selasa (10/3). Tampak reka ulang pelaku. Foto : Yus

REKA ULANG - Kurang 1 x 24 jam polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan di mess bangunan PT. Korintiga Hutanu di Desa Nanga Mua, Kecamatan Aruta, Kabupaten Kobar, Selasa (10/3). Tampak reka ulang pelaku. Foto : Yus

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita paruh baya bernama Jumiati Susanti (35) di Mess PT Korintiga Desa Nanga Mua Kecamatan Arut Utara Kabupaten Kobar akhirnya terkuak. Ini seiring dengan ditangkapnya pelaku pembunuhan tersebut bernama DS, yang tak lain adalah adik sepupu korban sendiri.

Kepada penyidik, pelaku DS nekat menghabisi nyawa kakak sepupunya karena dipicu mabuk minuman keras (miras) dan motif sakit hati lantaran tidak dipinjamkan uang Rp400 ribu, oleh korban.

Kapolres Kobar AKBP E Dharma Bahagia Ginting mengatakan, pelaku yang saat itu dalam kondisi mabuk akibat minuman keras mendatangi kakak sepupunya bernama JS (38) di mess bangunan PT. Korintiga di Desa Nanga Mua, Kecamatan Aruta, Kabupaten Kobar, Provinsi Kalteng.

Baca Juga :  Lagi, Gas LPG Bocor Nyaris Hanguskan Barakan

Sesampai di rumah korban, pelaku mengatakan ingin meminjam uang sebesar Rp400 ribu kepada korban, namun sang korban menolak.

“Saat kondisi mental yang eror karena miras pelaku tiba-tiba beranjak ke kamar mandi. Selesai dari kamar mandiĀ  pelaku melihat sebilah pisau yang ada di dapur dan langsung diselipkan ke belakang,” kata Kapolres menceritakan kronologis kejadian.

Seusai menyelipkan pisau lanjut Kapolres, pelaku mendatangi korban lagi yang masih terlihat rebahan di kamar sambil bermain handphone. Lagi-lagi pelaku memaksa korban agar bisa meminjami uang, namun korban menjawabnya “masa laki-laki kok sering pinjam terus.

Baca Juga :  Sembunyi Sabu di Daun Pisang, Pemuda Kumai Dibekuk PolisiĀ 

“Karena tersinggung pelaku langsung mendatangi korban yang masih rebahan dan langsung menancapkan pisaunya ke korban hingga bersimbah darah,” ungkap Kapolres.

Melihat korban sudah tidak bernyawa, pelaku langsung melarikan diri meninggal kediaman korban.

“Motif pembunuhan murni karena sakit hati dan karena tidak ada barang korba yang hilang,”ucap Kapolres.

Tidak kurang dari 1 x 24 jam anggota Satreskrim Polres Kobar berhasil menangkap pelaku, dengan barang bukti, sebilah pisau, kaos dan celana pelaku yang dikenakan saat melakukan pembunuhan. Dalam kasus itu pelaku terancam hukuman 10 tahun penjara. (yus)

Share :

Baca Juga

Kobar

Wakili Kobar, Desa Natai Raya Mulai Dinilai Tim Lomba Desa Provinsi Kalteng

Kobar

Kepala BKP-RI Kunjungi Kobar

Kobar

New Normal, Pasien Positif Covid-19 Kobar Melonjak

Kobar

Korban Banjir di Kelurahan Baru Mulai Mengungsi

Kobar

Bejat, Dukun Cabul Gagahi Wanita Muda

Hukum Kriminal

Wanita Paruh Baya Tewas dengan Kondisi Pisau Menancap di Dada

Kobar

Dipergoki Pemilik, Aksi Pencurian Sarang Walet di Lempuyang Terbongkar

Kobar

Disambar Truk, Pengendara Motor Tewas di tempat
error: Content is protected !!