Home / Kobar / Pemkab Kobar

Sabtu, 7 Maret 2020 - 19:15 WIB

Bupati Lounching Penanaman Kopi di Desa Penyombaan

Bupati Kobar Hj Nurhidayah saat menanam kopi di Desa Penyombaan, Kobar, Sabtu (7/3/2020). Foto : yusbob

Bupati Kobar Hj Nurhidayah saat menanam kopi di Desa Penyombaan, Kobar, Sabtu (7/3/2020). Foto : yusbob

 

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Di Bukit Durian Balobu Desa Penyombaan Kecamatan Arut Utara, Bupati Kotawaringin Barat melakukan kegiatan Lounching penanaman pohon kopi. Dengan harapan ke depannya penanaman kopi ini mampu mendongkrak perekonomian masyarakat.

Dalam kegiatan Lounching itu hadir HM Ruslan AS, Kepala Dinas TPHP Kobar Kamaludin, Kepala Dinas Pariwisata Kobar Wahyudi, PlT Kepala Dinas PUPR Kobar Junni Gultom, Camat Arut Utara M Iksan. Serta hadir dari Balai Besar Surabaya

” Kegiatan lounching ini di lokasi demplot di desa Penyombaan Kecamatan Arut Utara, untuk tahap awal akan ditanam kopi jenis Robusta di atas lahan 20 ha,  nantinya petani akan mendapatkan pendampingan,” kata Bupati Kobar Hj Nurhidayah, Sabtu (7/3/2020).

Baca Juga :  Pria Bersenpi Rampok Toko Emas di Pangkalan Banteng 

Menurut Bupati, dengan adanya komoditas lain selain kelapa sawit maka ke depannya kopi akan menjadi tanaman primadona bagi masyarakat, dan kopi yang ditanam ini bernilai tinggi.

” Kami siapkan Tim pendamping dari Balai Besar Surabaya dari Kementerian, bahkan ibu pun menghadirkan petani kopi yang telah sukses dari Kabupaten Pasuruan sebagai motivasi bagi masyarakat Desa Penyombaan, karena menanam kopi ini sangat menjanjikan,” ujar Nurhidayah.

Sementara itu Kepala Desa Penyombaan, Murni, mengatakan bahwa masyarakat Penyombaan sangat antusias menyambut program pengembangan tanaman kopi ini, pihak desa telah menyiapkan lahan seluas 150 ha.

Baca Juga :  Fatur Tewas Terseret Tali

” Desa Penyombaan terdapat 143 Kepala Keluarga dengan total jiwa sebanyak 443 jiwa, untuk luas wilayah Desa Penyombaan  7.500 ha, untuk program pengembangan tanaman kopi ini kami menyiapkan lahan seluas 150 ha sedangkan lahan untuk tanaman kopi yang baru digarap seluas 20 ha,” kata Marni.

Masyarakat Desa Penyombaan sangat antusias dengan program ini karena saat ini penghasilan dari kelapa sawit sudah menurun, apalagi masyarakat pun mulai meninggalkan penambangan. “Pengembangan tanaman kopi ini memberikan harapan baru bagi masyarakat,” ungkap Murni. (yusbob/hs)

Share :

Baca Juga

Pemkab Kobar

Coblos di TPS 54, Ini Pesan Bupati Kobar

Pemkab Kobar

Bupati Hadiri Musrenbang di Kecamatan Kolam

Pemkab Kobar

Pemkab Kobar Siap Gunakan Aplikasi Siskeudes

Kobar

BNN Kobar Tangkap Petugas BNN Gadungan

Kobar

Pemkab Kobar Gagas Pariwisata Terintegrasi

Kobar

Diamuk Jago Merah, Satu Rumah dan 4 Ruko Hangus Terbakar

Kobar

Kedatangan Kapolres Kobar Disambut Secara Adat

Kobar

Duh! JPU Baru Tahu Saksi Meninggal, Sidang ASN Terpaksa Ditunda Minggu Depan
error: Content is protected !!