Antisipasi Covid-19, Pemkab Kobar Dirikan Posko Pemeriksaan di Perbatasan

Bupati Kobar Hj Nurhidayah

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Terkait adanya 5 orang positif terinfeksi Covid-19 di Kota Palangka Raya, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat akan mendirikan posko terpadu di wilayah perbatasan, melibatkan unsur TNI dan Polri.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengatakan dengan adanya 5 orang kota Palangka Raya yang positif Corona Virus, Pemkab Kobar belum bisa menutup jalur transportasi Pangkalan Bun – Palangka Raya atau sebaliknya, tetapi di wilayah perbatasan akan dilakukan pemeriksaan ketat.

” Meski saat ini Kobar masih negatif Covid-19, tetapi dengan adanya 5 orang yang positif terinfeksi, kita pun harus waspada mengingat tingginya mobilisasi di wilayah Kobar ini baik darat, udara maupun laut, untuk pencegahan masuknya Covid-19 dari Palangka Raya. Saat ini pun kita belum bisa menutup jalur transportasi darat, tetapi kita akan dirikan Posko terpadu,” kata Bupati Kobar Hj Nurhidayah.

Dijelaskan, nantinya di Posko terpadu itu ada petugas dari Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar, dan akan melibatkan TNI dan Polri, karena bagi semua angkutan transportasi dari Palangka Raya sebelum masuk kota Pangkalan Bun akan dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Menurut Bupati, semua kendaraan dari Palangka Raya, baik penumpang dan supirnya harus dilakukan proses pemeriksaan suhu tubuh, dan pemeriksaan ini berlaku bukan saja untuk angkutan Umum baik bus maupun travel, melainkan kendaraan pribadi jika habis melakukan perjalanan dari Palangka Raya harus dilakukan pemeriksaan suhu tubuh.

” Mencegah lebih baik daripada mengobati, untuk itu kita akan perketat pintu masuk ke Kobar melalui jalur darat, mengingat saat ini di Nasional saja, penyebaranya sangat luar biasa, ditambah dengan adanya 5 orang positif terinfeksi Covid-19 di Palangka Raya, sehingga kita harus lebih waspada,” kata Nurhidayah. (yus)

Berita Terkait