Sopir Biadab Setubuhi Anak Tiri Berusia 5 Tahun

IST Polsek Banteng - Pelaku saat diringkus anggota Polsek Pangkalan Banteng Sabtu (24/8/2019).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Prilaku biadab asusila lagi-lagi terjadi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Kali ini pelakunya seorang sopir bernama Amin (49). Pria bejat ini tega merenggut keperawanan anak tirinya yang masih berusia 5 tahun sebut saja Mawar nama samaran.

Perbuatan tersebut dilakukan pelaku di rumah mereka yang terletak di perempatan Jalan Loging Korindo Dusun II Semanggang Desa Pangkalan Banteng Kecamatan Pangkalan Banteng Kabupaten Kobar, pada akhir bulan Juli 2019 lalu. Ironisnya, aksi keji ini dilakukan pelaku saat ibunya sedang tidur pulas, yang posisinya berada disamping tak jauh dari korban.

Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy melalui Kasatreskrim AKP Tri Wibowo mengatakan, peristiwa asusila ini terjadi di sebuah rumah di Dusun II Semanggang,pada  akhir Juli 2019 lalu, dini hari sekitar pukul  01.00 WIB. Berawal saat pelaku bersama korban dan ibunya tidur di kamar.

Kemudian, tiba-tiba ibu korban terbangun dari tidur dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, saat itu ia kaget melihat anaknya dalam posisi duduk terkangkang berhadapan dengan pelaku. Sedangkan pelaku juga duduk terkangkang namun kaki korban berada diatas paha pelaku dan posisi pelaku memeluk korban. Ketika aksinya diketahui ibu korban, pelaku langsung menaikkan celana korban, lalu mendorong korban dan kemudian duduk sebentar untuk menutupi prilaku bejatnya. Setelah itu pelaku pergi meninggalkan kamar dan menuju wc.

“Saat pelaku pergi ke wc ini lah, sang ibu terkejut melihat celana anaknya basah dan baunya seperti sperma. Keesokkan paginya ibu korban melihat darah dan lendir pada saat anaknya buang air kecil. Seketika itu lah, ibu korban mengetahui anaknya telah disetubuhi pelaku,”ungkap Tri Wibowo.

Baca Juga :  Tragis! Ditabrak Truk, Penderita Gangguan Jiwa Ini Tewas

Mengetahui kejadian yang dialami anaknya ini, lanjut dia, ibu korban tak terima sehingga melaporkan peristiwa asusila tersebut ke Mapolsek Pangkalan Banteng. Bertindak cepat anggota Polsek Pangkalan Banteng langsung meringkus pelaku Sabtu (24/8/2019 ) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Seusai menangkap pelaku, anggota juga mengamankan 1 buah baju kaos lengan panjang warna ungu dengan gambar Little Pony dan 1 buah celana panjang kain warna ungu dengan motif bulat-bulat,”ujarnya.

Akibat ulahnya ini pelaku dijerat Pasal 81 Ayat 1 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas Undanf-Undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 76 D 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak  dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (yus)