Home / Kobar

Selasa, 18 Desember 2018 - 12:44 WIB

Wabup Sebut Ruas Jalan Konsorsium Perlu Pemeliharaan

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Wakil Bupati (Wabup) Kobar Ahmadi Riansyah meninjau perkembangan pembangunan ruas jalan konsorsium di Kecamatan Arut Utara (Aruta) Senin (17/12).

Dari hasil peninjauan ini, Wabup menyebut pengerjaannya sudah mencapai 100 persen. Hanya ke depan perlu dilakukan pemeliharaan agar ruas jalan tersebut tidak mengalami kerusakan.

“Kita menyambut pisitif hasil pengerjaan ruas jalan yang dilakukan pihak perusahaan melalui dana konsorsium. Karena sudah mencapai 100 persen. Namun masih ada ruas jalan yang sudah dibuka, hanya belum maksimal penggunaannya,”ungkap Ahmadi kepada sejumlah awak media.

Ahmadi menjelaskan, hasil monitoring ini nanti akan dirapatkan dengan sejumlah instansi terkait guna dievaluasi sejauhmana pihak perusahaan mengerjakan pembangunan ruas jalan tersebut. Lantaran pengerjaan ruas jalan ini sebelumnya telah ditargetkan selesai di tahun 2018 ini

Baca Juga :  Dewan Bahas Sangketa Lahan Desa Sumber Mukti

“Karena itu lah kita perlu laporan dari pihak perusahaan. Terkait apakah pengerjaannya ini sudah selesai sesuai target atau belum. Sehingga bisa dibahas bersama,”paparnya.

Baca Juga :  Masa Tenang, APK Ditertibkan

Ahmadi menambahkan, jika ditinjau langsung kondisi ruas jalan ini sudah bagus, namun sebagus apapun jalan konsorsium tersebut, tanpa ada perawatan, lama kelamaan akan hancur juga.

“Setidaknya maksimal perawatan tiga bulan sekali, mengingat tanah yang ditimbun merupakan tanah merah dan ditumpuki beberapa material,” tandasnya. (aro)

Share :

Baca Juga

Kobar

Jasad Penderita Epilepsi Ditemukan Mengapung di Sungai Arut

Kobar

Dihantam Truk Kontainer, Pengendara Motor Tewas 

Kobar

Empat Pejudi Sabung Ayam Diringkus Polisi

Kobar

Balap Liar, Pengendara Knalpot Brong Diciduk Polisi 

Kobar

Bawa Sabu, Target Polisi Diringkus di Barak 

Kobar

Selama Mei, PN Pangkalan Bun Tangani 37 Perkara

Kobar

Gudang Pupuk di Kumai Terbakar

Kobar

Kebakaran Lahan Nyaris Merambah Pemukiman Warga