Home / Kobar

Senin, 26 November 2018 - 16:54 WIB

Bawaslu Kobar Sebut Penderita Gangguan Jiwa Berat Tak Punya Hak Pilih

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menegaskan, bagi penderita gangguan jiwa berat tidak diperkenankan menggunakan hak pilihnya. Hal ini diutarakan oleh Ketua Bawaslu Kobar Dorik Rozani kepada sejumlah awak media, Senin (26/11).

Menurut Dorik, yang diperkenankan menggunakan hak pilihnya hanya penderita gangguan jiwa ringan. Itupun diserahkan kepada si penderitanya apakah mau atau tidak menggunakan hak pilihnya. Sedangkan bagi penderita gangguan jiwa berat tak diperkenankan menggunakan hak pilihnya.

Baca Juga :  Warga Aruta Tangkap Buaya Panjang 2 Meter

“Keputusan penderita gangguan jiwa menggunakan hak pilihnya ini, mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Ini pun ada kategorinya yakni, penderita gangguan jiwa ringgan bisa menggunakan hak pilihnya. Kalau gangguan jiwanya berat, mereka tidak bisa menggunakan hak pilihnya,”ungkapnya.

Kendati demikian, ia menyayangkan belum adanya pendataan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) terhadap para pemilih penderita gangguan jiwa ini. Karena, jika tidak didata, maka bisa berakibat fatal. Terutama dalam penentuan katagori ini.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kobar Dorong PT Korindo Penuhi Hak Karyawan

“Jadi, jangan sampai hak konstitusi warga termasuk disabilitas itu hilang, hanya karena hal yang teknis seperti pendataannya yang tidak dilakukan akan berakibat fatal. Karena untuk penentuan kategori berat dan ringan gangguan jiwanya harus melibatkan dokter ahli di bidangnya, bukan dari penyelenggara pemilu,”tegasnya. (aro)

Share :

Baca Juga

Kobar

Nelayan Diimbau Jauhi Narkoba

Kobar

Traffick Light Sering Mati, Perempatan Sampuraga Rawan Lakalantas

Kobar

Bertambah Satu Orang, Total Positif Covid-19 Kobar Capai 76 Orang

Kobar

Bupati Kobar Bakal Evaluasi Belajar Tatap Muka

Kobar

KPU Kobar Luncurkan Logistik Pemilu

Kobar

Tim Pulang Pisau Juara Liga Desa Nusantara

Kobar

Tersingung, Warga Runtu Bacok Tetangganya

Kobar

Jualan Depan Rumah Sakit, Pedagang Sate Keliling Didenda Rp 500 Ribu