Home / Kobar

Kamis, 18 Oktober 2018 - 14:36 WIB

Polisi Bekuk Empat Komplotan Pencuri 27 Ekor Sapi Milik PT GSPP

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Tim gabungan yang terdiri-dari Buser Polres Kobar, Polsek Arsel, Polsek Pangkalan Lada dan Polsek Banteng meringkus tiga orang komplotan pelaku sindikat pencurian 27 ekor sapi milik PT GSPP anak group PT Astra Agro Lestari.

Ketiga pelaku bernama Slamet Tahrir, Taufik Aziz dan Bambang Setiawan, serta Hendrik, ditangkap di Desa Arga Mulya Kecamatan Pangkalan Banteng Rabu (17/10) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy melalui Kasatreskrim AKP Tri Wibowo mengatakan, penangkapan terhadap keempat pelaku ini berawal, saat dua orang saksi bernama Yogi dan Suryadi, sedang melaksanakan patroli di areal Block Echo II PT GSPP Desa Arga Mulya Kecamatan Pangkalan Banteng.

Baca Juga :  Dipicu Api Tungku, Rumah Warga Kolam Terbakar

Keduanya ini kemudian melihat pagar listrik yang roboh. Saat melakukan pengecekan kedua saksi ini menemukan isi perut sapi di dalam parit yang sudah ditutupi pelepah sawit. Temuan ini langsung dilaporkan ke mandor perusahaan. Setelah mandor mengecek sapi kemudian dihitung ada 27 ekor sapi yang hilang.

“Berbekal informasi ini, kami bersama anggota lainnya langsung melakukan pengejaran dan menangkap para sindikat pencurian sapi ini satu persatu di kediamannya di Desa Arga Mulya,”ungkap Tri Wibowo kepada sejumlah awak media Kamis (18/10).

Dari keterangan para pelaku ini, lanjut dia, ternyata dua orang diantaranya merupakan karyawan PT GSPP yakni Taufik asal Ciamis Jabar dan Selamet asal Magelang Jabar. Sementara dua lainnya bernama Bambang Setiawan asal Desa Cangkring Pankalan Banteng dan Hendrik asal Sungai Pakit Kecamatan Pangkalan Banteng merupakan pengangguran.

Baca Juga :  Unggah Poto Hinaan Terhadap Jokowi, Wanita Kumai Disidang

“Akibat aksi pencurian ini perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp
Rp 432 juta,”paparnya.

Dari tangan pelaku ini tambah Tri Wibowo, diamankan barang bukti dua pucuk senpi rakitan, satu pucuk senapan angin, satu grendel kokang, dan puluhan butir amunisi serta dua unit mibil Xenia dan Hilux milik perusahaan yang digunakan untuk mengangkut sapi.

“Keempat pelaku ini dijerat pasal 363 KUHP tentang curat dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengungkap tersangka lainnya yang terlibat,”tandasnya. (sro)

Share :

Baca Juga

DPRD Kobar

Bupati dan Wakil Ketua DPRD Kobar Tinjau Lokasi Rapid Test Massal

Kobar

Cek Kesatuan, Kasau Kunjungi Lanud Iskandar

Kobar

Korsleting Listrik, Rumah Warga Pangkalan Tiga Jadi Arang

Kobar

Tertindih Pupuk, Buruh Pelabuhan Kumai Nyaris Tewas

Kobar

Cegah Penyakit Jembrana, Disnakeswan Bakal Vaksin 1.000 Ekor Sapi

Kobar

52 Tenaga Medis Tangani Covid-19 RSSI Berdiam di Rusunawa

Kobar

Warga Kumai di Jambret Dua Pria Misterius

Kobar

Lapas Pangkalan Bun Buka Layanan Jemput Bola e-KTP Bagi Warga Binaan
error: Content is protected !!