Home / Metro Palangka Raya

Kamis, 9 Agustus 2018 - 18:02 WIB

Biadab..Bayi Baru Lahir Dibuang di Semak

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com Warga Palangka Raya dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi baru lahir yang masih hidup tergeletak di semak-semak sekitar Jalan G Obos Kota Palangka Raya Kamis (9/8/2018). Bayi berjenis kelamin lelaki itu ditemukan dalam kondisi memprihatinkan yakni tanpa selimut, dan bagian usus terburai, serta terluka.

Temuan bayi ini langsung dievakuasi ke ruang perawatan di RDUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya. Diduga bayi itu hasil hubungan gelap dan kelahirannya tidak direstui.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, kondisi bayi saat ditemukan dalam keadaan hidup dan sudah ditangani oleh tim medis. Pihaknya juga masih melakukan penyelidikan terkait temuan tersebut.

“Benar ada temuan bayi disemak semak kondisinya memperihatinkan luka dan ususnya keluar. Diduga baru sehari dan itu sengaja diletakkan di TKP,”ucapnya kepada Kalteng Ekspres.com Kamis (9/8).

Sementara itu berdasarkan keterangan warga pertama yang menemukannya bernama Helen mengatakan, awalnya ia mendengar sejak subuh suara tangis bayi. Namun ketika dicari tidak ketemu, hingga siang harinya kembali mendengar lagi.

Ia pun saat itu bersama warga mencari dan akhirnya menemukan bayi tergeletak disemak semak. “Saat menemukannya kami langsung mengevakuasi dan melaporkan kepada petugas kepolisian sehingga akhirnya dibawa ke RSUD Doris,”ujarnya. (dr)

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

BPN Kalteng Dorong Pemda Selesaikan RTRW dan RDTR

Metro Palangka Raya

Aksi Penjambretan di Jalan Rajawali Digagalkan Warga

Metro Palangka Raya

Posting Hasil Curian Dijual di Facebook, Mahasiswa Ini Diringkus Polisi

Hukum Kriminal

Curi Helm, Dua Remaja Diamankan Warga

DPRD Kota

Dewan Minta Vaksinasi Covid-19 Diprioritaskan ke Masyarakat

Metro Palangka Raya

Tokoh Pendiri Kalteng Tutup Usia

DPRD Kota

Manfaatkan Pekarangan Rumah Sebagai Wadah Budidaya Ikan

Metro Palangka Raya

Dua Petinggi Partai Demokrat Ambil Formulir di PDI Perjuangan