Home / Kobar

Jumat, 6 Juli 2018 - 17:50 WIB

Pemasangan Plang Papan Nama di Lahan Balai Benih Nyaris Ricuh

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Pemasangan plang papan nama yang dilakukan anggota Satuan Polisi Pamong Praja  (Satpol PP) Kobar, di areal lahan balai benih di Jalan Padat Karya Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan (Arsel) Kabupaten Kobar, Jumat (6/7) nyaris ricuh.

Pemasangan plang papan nama  di areal lahan yang sebelumnya bersangketa dengan ahli waris almarhum Brata Ruswanda ini nyaris ricuh karena keluarga almarhum sempat melakukan penghadangan terhadap petugas Satpol PP Kobar. Beruntung aksi penghadangan ini sempat didamaikan, sehingga tidak sempat terjadi baku hantam antara petugas dan keluarga almarhum Brata Ruswanda.

Baca Juga :  Gubernur Tinjau Pembangunan Pile Slab Jalan Kolam

“Pemasangan plang papan nama itu kita lakukan untuk mengamankan aset daerah. Karena setelah melalui proses hukum dipersidangan, Pemkab Kobar telah memenangan semua gugatan yang telah diajukan oleh ahli waris baik ditingkat Pengadilan Negeri (PN) Pangkalan Bun maupun di Mahkamah Agung (MA) atas lahan balai benih di kawasan setempat,”ujar Bupati Kobar Hj Nurhidayah singkat kepada sejumlah awak media Jumat (6/7).

Sementara itu saat pemasangan plang papan nama tanah milik Pemkab Kobar ini, sejumlah ahlis waris keberatan, karena beralasan status tanah tersebut masih dalam proses hukum, yakni kasasi ditingkat MA. Sehingga Pemkab Kobar dianggap ahli waris tidak berhak memasang patok sebelum proses hukumnya tuntas. (hm)

Share :

Baca Juga

Kobar

KORPRI Diharapkan Jadi Contoh Teladan Bagi Masyarakat

Kobar

Nyambi Jualan Sabu, Juru Parkir Diringkus Polisi

Kobar

Rumah Tukul Diamuk Jago Merah

Kobar

Geger, Sepeda Motor Terbakar Saat Dikendarai

Kobar

Gigit Jari Warga Hingga Putus, Suparti Divonis 1 Tahun Penjara

Kobar

Peringati Maulid Nabi, Puluhan Napi Meneteskan Air Mata

Kobar

Polda Gagalkan Penyeludupan 30 Gram Sabu Lewat Biro Jasa Ekspedisi di Kobar

Kobar

BNNK dan Polres Kobar Usut Jaringan Pemasok 1,2 Kg Sabu
error: Content is protected !!